Peringati Hari Kartini, RSJ dr. Yaunin Gelar Bakti Sosial dan Survei Kesehatan Mental Korban Banjir
Rezi Azwar April 22, 2026 11:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. Yaunin Padang menggelar kegiatan bakti sosial di hunian sementara korban banjir bandang di Kelurahan Lubuk Buaya, Kota Padang, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini tidak hanya berupa pembagian sembako, tetapi juga survei untuk mengukur dampak psikologis yang dialami warga pascabencana.

Deteksi Dini Gangguan Psikologis Pascabencana

RSJ Yaunin di huntara lubuk buaya 22/4/2026
BAKTI SOSIAL- Direktur RSJ dr. Yaunin, dr. Yulhasmida, M.Kes., MM.,  bersama sejumlah staf saat memberikan bantuan sembako kepada masyarakat korban bencana banjir bandang yang tinggal di hunian sementara di kawasan Lubuk Buaya, Kota Padang, Rabu (22/4/2026).

Direktur RSJ dr. Yaunin, dr. Yulhasmida, M.Kes., MM., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana gangguan kejiwaan yang dialami masyarakat setelah banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kita ingin mengetahui berapa persen masyarakat yang mengalami masalah kejiwaan pascabanjir. Di lokasi ini terdapat sekitar 79 rumah, minimal kita mendapatkan 79 kuisioner, bahkan bisa lebih jika dalam satu rumah ada dua hingga tiga orang yang ikut mengisi,” ujarnya.

Menurutnya, survei tersebut menggali berbagai kondisi psikologis warga, seperti gangguan tidur, kecemasan, hingga respons emosional lainnya setelah mengalami bencana.

Baca juga: Seminar RSJ Dr Yaunin Padang Ungkap Bahaya Bullying, Anak Bisa Gangguan Jiwa Berat Saat Dewasa

Hasil dari survei ini nantinya akan menjadi bagian dari riset ilmiah sekaligus bahan masukan bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan.

“Dari hasil ini kita bisa melihat apa yang perlu dilakukan, apakah perlu lebih banyak kegiatan keagamaan, konseling, atau pendekatan lain agar masyarakat tidak mengalami goncangan kejiwaan berkepanjangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika dalam survei ditemukan warga dengan gangguan mental berat, pihaknya akan segera melakukan rujukan untuk penanganan lebih lanjut.

Gejala Trauma dan Kecemasan Warga

BAKTI SOSIAL- Direktur RSJ dr. Yaunin, dr. Yulhasmida, M.Kes., MM.,  berfoto bersama dengan sejumlah staf usai memberikan bantuan sembako kepada masyarakat korban bencana banjir bandang yang tinggal di hunian sementara di kawasan Lubuk Buaya, Kota Padang, Rabu (22/4/2026). (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Sementara itu, salah seorang dokter RSJ dr. Yaunin, dr. Azahra Sa’idah Ramadhani, menjelaskan bahwa kuisioner yang dibagikan bertujuan mengukur tingkat kecemasan (ansietas), depresi, serta gejala trauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD) pada korban bencana.

“Dari beberapa sampel, ada masyarakat yang cenderung mengulang-ulang ingatan kejadian banjir. Misalnya saat hujan deras, mereka menjadi was-was, jantung berdebar, dan takut kejadian itu terulang kembali,” ungkapnya.

Baca juga: RSJ Dr Yaunin Gelar Seminar Bahaya Bullying dan Napza, Fokus Lindungi Kesehatan Jiwa Anak

Selain itu, terdapat juga warga yang masih memikirkan kerugian yang dialami, seperti kehilangan rumah, sehingga memicu kecemasan saat sedang sendiri atau tidak beraktivitas.

Meski demikian, sebagian warga lainnya mulai menunjukkan kondisi yang lebih stabil seiring berjalannya waktu.

“Hasilnya masih bervariasi dan belum bisa disimpulkan karena akan dilakukan pengolahan data lebih lanjut berdasarkan skor dari masing-masing kuisioner,” tambahnya.

Edukasi Pengelolaan Stres

Melalui kegiatan ini, pihak RSJ dr. Yaunin juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan stres dan kesehatan mental pascabencana.

Diharapkan, hasil survei ini tidak hanya menjadi data ilmiah, tetapi juga dapat membantu upaya penanggulangan bencana di masa mendatang.

“Kita berharap masyarakat bisa lebih memahami kondisi psikologisnya dan mampu mengelola stres dengan baik, serta data ini bisa menjadi dasar dalam upaya penanganan ke depan,” tutup dr. Azahra.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.