TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Cara cek status penerima Bansos PKH dan BPNT secara online kini semakin mudah berkat layanan digital resmi dari Kementerian Sosial.
Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor desa atau kelurahan, cukup menggunakan HP dengan koneksi internet untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemerintah menyediakan dua jalur utama, yaitu melalui website resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Android maupun iOS.
Lewat website, penerima cukup memasukkan NIK, data wilayah, dan nama sesuai KTP, lalu sistem akan menampilkan status bansos PKH maupun BPNT.
Sedangkan melalui aplikasi Cek Bansos, pengguna bisa login dengan akun berbasis NIK dan KK, kemudian langsung mengecek status penerimaan, jadwal pencairan, hingga desil bansos.
Dengan sistem ini, transparansi dan akurasi data penerima bansos semakin terjamin, sekaligus memudahkan masyarakat untuk memastikan hak mereka tanpa harus antre di kantor pelayanan.
• Status Desil Tentukan Penerima Bansos, Ini Panduan Lengkap Cek dan Turunkan Desil Jadi 1-5
1. Lewat Website Kemensos
-Buka: cekbansos.kemensos.go.id (cekbansos.kemensos.go.id in Bing)
-Masukkan NIK dan data wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
-Input nama sesuai KTP dan kode captcha.
-Klik “Cari Data” = hasil akan menampilkan status penerima, desil, dan jadwal pencairan.
2. Lewat Aplikasi Cek Bansos (Android/iOS)
-Unduh aplikasi resmi “Cek Bansos” dari Play Store/App Store.
-Login dengan NIK dan data pribadi (atau buat akun baru dengan KK, NIK, email, nomor HP, dan swafoto dengan KTP).
-Pilih menu “Cek Bansos” = masukkan NIK = sistem menampilkan status penerima dan jadwal pencairan.
• Cara Cek Status Bansos 2026 Lewat Aplikasi SIKS-NG bagi Pendamping Desa dan KPM
1. PKH (Program Keluarga Harapan): Cair setiap triwulan, tahap II berlangsung April–Juni 2026.
2. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai/Program Sembako): Cair setiap bulan, termasuk Mei 2026, senilai Rp200.000 per KPM.
Metode Penyaluran:
Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) melalui kartu KKS.
Kantor Pos dengan sistem undangan resmi sesuai jadwal wilayah.
Dokumen Wajib: KTP asli, KK, dan surat undangan pencairan.
PKH:
-Ibu hamil/balita: Rp750.000 per tahap.
-Anak SD: Rp225.000 per tahap.
-Anak SMP: Rp375.000 per tahap.
-Anak SMA: Rp500.000 per tahap.
-Lansia/disabilitas: Rp600.000 per tahap.
BPNT: Rp200.000 per bulan berupa saldo untuk belanja bahan pangan.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!