TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, resmi membuka penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII tingkat Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Seremoni pembukaan ini dipusatkan di Alun-Alun Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, pada Senin (21/4/2026).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Wakil Ketua PKK Boalemo, P Sekda Boalemo, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah utusan dari seluruh wilayah di Kabupaten Boalemo.
MTQ tingkat kabupaten ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026. Terdapat delapan cabang lomba yang akan dipertandingkan di tiga lokasi berbeda, yakni:
- Alun-Alun Tilamuta
- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Boalemo
- Pendopo Kantor Bupati Boalemo
Pembukaan diawali dengan pawai taaruf oleh seluruh kafilah dari berbagai kecamatan, didampingi oleh camat dan kepala desa masing-masing. Barisan pawai dimulai dari kontingen Kecamatan Wonosari, diikuti oleh Paguyaman, Paguyaman Pantai, Botumoito, Dulupi, Mananggu, dan diakhiri oleh tuan rumah Kecamatan Tilamuta.
Sebanyak 183 peserta ikut serta dalam ajang tahun ini. Seluruh kafilah berjalan melewati panggung utama menuju tempat duduk yang disediakan sembari diiringi lantunan selawat.
Sebelum memberikan sambutan, Wakil Bupati Lahmudin Hambali melantik 16 anggota Dewan Hakim yang akan bertugas. Komposisi Dewan Hakim terdiri dari 12 pria yang mengenakan jubah hitam kombinasi biru, serta 4 wanita yang mengenakan jubah hitam kombinasi merah muda.
Prosesi pelantikan berjalan khidmat. Dewan Hakim tersebut memiliki tanggung jawab penuh sebagai tim penilai yang menentukan hasil akhir seluruh cabang perlombaan MTQ tingkat kabupaten.
Baca juga: Bupati Sofyan Puhi Resmi Tutup MTQ Kabupaten Gorontalo 2026, Kafilah Tabongo Juara Umum
Dalam sambutannya, Lahmudin Hambali menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, dewan hakim, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam kesuksesan acara ini.
“Terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, dewan hakim, dan seluruh pihak yang menyelenggarakan MTQ tahun ini,” ungkapnya.
Wabup menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk berefleksi dan menata kembali kecintaan masyarakat terhadap kitab suci.
“Pelaksanaan MTQ tahun ini kita maknai sebagai Refleksi dan Intropeksi diri, sekaligus menata kembali hubungan dengan Al-Qur'an,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menjadikan Alquran sebagai pajangan atau bacaan seremonial tanpa pemahaman mendalam. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari fisik bangunan, tetapi juga dari moralitas penduduknya.
"Kita akui memang Kabupaten Boalemo memiliki kemajuan dari pembangunan Infrastruktur, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi, namun jika tidak diikuti dengan akhlak yang baik, dan rasa tanggung jawab, maka itu tidak akan datang berkah," tutup Wabup Boalemo. (***)