Selamatkan Bumi dari Plastik
Ratino Taufik April 23, 2026 06:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - MEMILAH sampah ataupun sumber penghasil sampah seperti di rumah tangga masih belum benar-benar mengakar dan menjadi budaya di masyarakat kita.

Hingga kini sampah masih menjadi persoalan yang tak terselesaikan di Banua khususnya. Sampah plastik khususnya, yang tidak bisa terurai secara alami meski ratusan tahun masih mendominasi sampah buangan masyarakat. Sampah plastik menumpuk dan bercampur dengan sampah organik di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Akibatnya, sampah plastik sulit untuk dipilah dan perlu upaya keras untuk mengumpulkannya.

Keberadaan sampah di alam tentu saja membawa konsekuensi buruk bagi bumi dan makhluk hidup. Plastik mencemari sungai dan laut, mengganggu biota perairan.

Mikroplastik kini juga telah ditemukan dalam air minum, udara, dan produk pangan. Kandungan bahan kimia yang ada padanya bisa berpotensi memicu gangguan hormon, reproduksi, metabolisme, serta penyakit kronis.

Pada momentum peringatan Hari Bumi yang jatuh pada Rabu 22 April 2026 ini ada baiknya kita semua memiliki kesadaran untuk mengurangi pemakaian kemasan plastik.

Mahalnya, harga plastik akibat krisis di Timur Tengah saat ini, bisa menjadi dorongan kuat untuk beralih menggunakan kemasan-kemasan berbahan nonplastik yang lebih ramah lingkungan. Misalnya penggunaan bahan kantongan atau kresek dari singkong.

Penggunaan bahan baku kantongan ramah lingkungan bisa menjadi solusi di tengah budaya memilah yang sangat sulit diterapkan di lingkungan masyarakat kita. Keragaman sosial masyarakat Indonesia, membuat kampanye 3R yakni Reuse, Reduce dan Recycle seolah tak ada hasil. Buktinya, hingga kini sampah plastik masih menghiasi TPS-TPS.

Kresek dari pati singkong ini, bisa menjadi solusi dari kondisi itu. Banyak kelebihan, antara lain larut dalam air panas, dan dapat dikomposkan dalam 3-6 bulan. Produk ini aman bagi lingkungan, kuat, dan fleksibel, menjadikannya solusi inovatif untuk mengurangi sampah plastik.

Kini kembali kepada kemauan pemerintah untuk menyelamatkan bumi dari sampah plastik dengan mengkampanyekan penggunakan kresek ramah lingkungan dari bahan singkong ini. Produk ini, selain ramah lingkungan juga bisa memberikan efek meningkatkan perekonomian petani dengan menanam singkong. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.