Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kapolsek Nusaniwe, AKP. Johan Anakotta, angkat bicara terkait kondisi pos polisi di kawasan Taman Makmur, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, yang terbengkalai.
Ia menjelaskan, pos tersebut sebenarnya sudah lama ada dan sempat diperbaiki oleh pihak kepolisian.
Namun, setelah dilakukan evaluasi, lokasi pos dinilai tidak lagi strategis untuk mendukung pengamanan dan penanganan gangguan Kamtibmas.
“Pos itu sudah ada dari dulu. Beberapa waktu lalu kita sudah perbaiki kerusakan, tapi karena lokasinya tidak strategis untuk mengatasi gangguan kamtibmas, pengamanan kita alihkan,” ujar AKP. Johan saat diwawancarai TribunAmbon.com, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, langkah pengalihan dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas pengamanan di lapangan.
Personel yang terbatas membuat pihaknya harus memaksimalkan penjagaan di titik-titik yang dinilai lebih rawan.
Baca juga: Kajari SBT Dimutasi ke Maros, Bupati Fachri Apresiasi Kinerjanya
Baca juga: Penyaluran BBM Subsidi Tersendat, DPRD Maluku Desak Pertamina dan Pemda Tuntaskan
“Anggota kami juga sedikit, jadi kami maksimalkan di daerah yang rawan,” tambahnya.
Saat ini, fokus pengamanan dialihkan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Nusaniwe, seperti Airsalobar, Kudamati, Karang Tagepe, dan Pantai Wainitu.
Terkait status lahan pos tersebut, Kapolsek mengaku belum mengetahui secara pasti.
Bangunan yang seharusnya menjadi simbol kehadiran aparat keamanan itu justru tampak terbengkalai dan tidak terurus.
Pantauan TribunAmbon.com, Rabu (22/4/2026) di lokasi, stiker bertuliskan Unit Binmas Polsek Nusaniwe tampak jelas menempel di kaca bangunan.
Namun, kondisi fisik pos tersebut jauh dari kata layak.
Area luar dipenuhi sampah yang berserakan, bahkan sebagian tertutup semak belukar.
Sementara itu, bagian dalam pos tampak kotor dan tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya.