BIJB Kertajati Agar Buka Layanan Mecca Route, Pangkas Proses Keimigrasian Jemaah Haji
Tarsisius Sutomonaio April 23, 2026 12:11 PM

 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Layanan Mecca Route diharapkan bisa diterapkan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Mengutip Kompas.com, Mecca Route adalah layanan keimigrasian Arab Saudi yang memungkinkan jemaah haji menjalani pemeriksaan paspor di bandara embarkasi Indonesia, bukan di bandara tujuan.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mendorong penerapan Mecca Route di BIJB Kertajati untuk mempercepat dan mempermudah proses pemberangkatan jemaah calon haji.

Ia menyatakan layanan ini mampu memangkas proses keimigrasian saat jemaah tiba di Arab Saudi.

Nantinya, jemaah haji tidak perlu lagi mengantre untuk pemeriksaan imigrasi di Bandara Madinah dan dapat langsung menuju bus serta hotel.

Baca juga: Jemaah Haji Mulai Berangkat dari BIJB Kertajati Majalengka Hari Ini, Kloter Pertama Sudah Terbang

“Ke depan, dari embarkasi Kertajati ini harus ada pelayanan Mecca Route agar proses haji lebih cepat dan efisien,” kata Selly di BIJB Kertajati Majalengka, Rabu (22/4/2026).

Saat ini, ucapnya, layanan Mecca Route baru tersedia di beberapa embarkasi besar seperti Bandara Soekarno-Hatta, Solo, Makassar, dan Surabaya.

Karena itu, DPR RI mendorong pemerintah memperluas penerapan layanan tersebut ke BIJB Kertajati.

Meski demikian, Selly Andriany Gantina menyebut secara umum proses pemberangkatan jemaah haji dari BIJB Kertajati  berlangsung lancar.

Kloter pertama yang terdiri dari sekitar 445 jemaah telah diberangkatkan tanpa kendala berarti.

Baca juga: Jemaah Haji Mulai Berangkat dari BIJB Kertajati Majalengka Hari Ini, Kloter Pertama Sudah Terbang

Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan haji.

Pengelola bandara menyebutkan operasional haji tahun 2026 di Kertajati mengalami peningkatan.

Jumlah kelompok terbang (kloter) yang dilayani mencapai 40 kloter, naik dari 28 kloter pada tahun sebelumnya.

Selain itu, cakupan wilayah layanan juga bertambah menjadi 19 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kapasitas bandara yang mampu melayani hingga 18 pergerakan pesawat per jam dinilai mendukung potensi pengembangan layanan ke depan.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.