TRIBUNJATENG.COM, LUWU – Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 03.10 Wita, kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tangki dan bus penumpang di Jalan Poros Makassar-Palopo.
Tepatnya di Jalan Topoka, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka hingga dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Mio Tabrak Truk Belok, Remaja Putri Tewas dengan Luka Berat pada Leher
Kasat Lantas Polrea Luwu, AKP Alwi, menerangangkan kecelakaan bermula saat mobil truk tangki Hino bernomor polisi B 9013 UFW dikemudikan Muh Ikram Wijaya (26) bergerak dari arah utara menuju ke selatan.
“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara, truk tersebut oleng ke jalur kanan,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.27 Wita.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Mercedes Benz DP 7246 HA milik PO Remaja Jaya yang dikemudikan Nur Alim (30).
Tabrakan pun tak terhindarkan.
Kata Alwi, benturan keras menyebabkan kondektur truk tangki, Asdar (42), mengalami luka serius berupa luka terbuka di kepala dan patah kaki kanan.
Ia sempat dilarikan ke RS Hikmah Sejahtera Belopa, namun meninggal dunia saat menjalani perawatan.
"Kami masih melakukan penyelidikan, penyebab truk bisa oleng ke kanan. Apakah karena sopir mengantuk atau kendala pada kendaraannya," ungkap Alwi.
Sementara itu, pengemudi truk, Muh Ikram Wijaya, mengalami luka terbuka di kepala dan penurunan kesadaran.
Dari pihak bus, sopir Nur Alim mengalami luka lecet di tangan kanan dan lebam di bagian dada.
Kondektur bus, Nur Hamzah Rianto (15), mengalami luka robek di pelipis kanan serta bengkak pada kaki kiri.
Kanit Gakkum Polres Luwu, Ipda Dindar, menyebut bus tersebur memuat 15 orang penumpang dengan rute Makassar-Palopo.
Kata dia, seorang penumpang bus, drh Adriyani Ismail (57), juga mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri.
Total sebanyak 4 orang penumpang bus dilarikan ke RS Hikmah Belopa untuk mendapat perawatan.
Dindar menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan di lokasi kejadian.
“Anggota telah mendatangi dan mengolah TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, mengamankan barang bukti, serta mencatat identitas korban dan saksi,” akunya.
Selain itu, polisi juga telah membuat laporan resmi, berkoordinasi dengan instansi terkait.
Ternasuk kini masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. (*)
Baca juga: Bayi 5 Bulan Tewas dalam Kecelakaan Mobil Rombongan Pelayat