Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Manggarai Barat terus mendukung setiap kompetisi sepak bola di Manggarai Barat. Hal itu bertujuan untuk membina potensi talenta baru di dunia Sepak Bola.
Kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (23/4/2026), Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Manggarai Barat mengatakan baru membuka Turnamen Komodo Cup pada Rabu (22/4/2026) kemarin.
Pria yang akrab disapa Yono Jehanu itu menuturkan turnamen ini merupakan momentum krusial untuk menjaring dan mengelola potensi atlet muda di Pulau Komodo khususnya dan Manggarai Barat secara umumnya. Esensi dari Komodo Cup melampaui sekadar persaingan di lapangan hijau.
Dirinya juga menegaskan pentingnya aspek persaudaraan antarpeserta.
"Betul memang kita cari juara, tapi yang lebih utama adalah kita bersilahturahmi di sini," ujar Yono.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan kalender program PSSI Manggarai Barat yang telah disusun sejak awal tahun.
"Bulan Februari kemarin, PSSI Manggarai Barat sudah melaksanakan Kongres. Salah satu agendanya adalah kompetisi U-17 dan PSSI Cup atau Bupati Cup, yang rencananya digelar pada pertengahan Juli sampai dengan Agustus," terangnya.
Lebih lanjut, Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Pulau Komodo terhadap peta sepak bola di Kabupaten Manggarai Barat. Menurutnya, wilayah tersebut telah konsisten melahirkan pemain-pemain berkualitas yang menjadi teladan bagi daerah lain.
Hal ini terbukti dari rutinnya perwakilan Pulau Komodo mengisi skuat dalam kompetisi di tingkat daerah maupun provinsi. Salah satu bukti nyata keberhasilan pembinaan di wilayah ini adalah munculnya talenta berbakat seperti Fatir Rahman.
Baca juga: PSSI Manggarai Barat Seleksi Pemain Menuju Piala Presiden U-10 dan U-12
"Dari dulu. Contohnya salah satu pemain terbaik PON yang ada di NTT ini salah satunya dari Pulau Komodo ini, namanya Fatir Rahman," puji Yono merujuk pada sosok pencetak gol terbanyak bagi kontingen NTT pada ajang PON 2024 lalu.
Selain kesuksesan di ajang PON, dominasi talenta Pulau Komodo juga terlihat pada turnamen U-17 di Bajawa yang melibatkan lima pemain asal wilayah tersebut. Ke depannya, PSSI Manggarai Barat berharap tren positif ini berlanjut pada jenjang usia dini.
Yono mengajak para orang tua dan pembina untuk mempersiapkan atlet muda guna mengikuti seleksi Turnamen Piala Presiden U-10 dan U-12 yang akan segera digelar.
"Jadi, adik -adiknya atau anak-anaknya yang bisa bola kaki, dan masih berumur 10 tahun maupun 12 tahun, itu nanti datang ke Labuan Bajo untuk mengikuti seleksi," ungkapnya.
Menutup sambutannya, Yono berpesan agar Pulau Komodo tetap konsisten menjadi basis penyedia pemain-pemain andal yang mampu menopang prestasi sepak bola Kabupaten Manggarai Barat di masa depan.
Selain itu, Ia juga merasa bahwa sepak bola adalah salah satu keuunggulan dari pulau Komodo. Karena itu, Ia berharap agar sepak bola bisa menjadi salah satu wisata olahraga yang bisa dinikmati oleh pengunjung, selain keindahan alam dan binatang purba Komodo, yang menjadi ikon di wilayah tersebut. (moa)