BANGKAPOS.COM -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada April 2026.
BNI menawarkan program KUR dengan plafon, syarat dan cara pengajuan secara online.
Lalu, seperti apa program KUR di Bank BNI?
Inilah tabel KUR BNI 2026 beserta syarat dan cara pengajuan online.
KUR BNI singkatan dari Kredit Usaha Rakyat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Program KUR dari BNI kembali menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM pada 2026.
Dengan bunga rendah dan tenor fleksibel, KUR BNI dirancang untuk membantu pengembangan usaha produktif, mulai dari skala mikro hingga kecil dan menengah.
Dilansir dari laman bni.co.id, BNI KUR atau KUR BNI adalah fasilitas kredit dari BNI untuk digunakan sebagai tambahan modal usaha produktif dalam bentuk Kredit Modal Kerja, nasabah juga dapat menggunakan fasilitas kredit ini sebagai Kredit Investasi.
Baca juga: Harga Token Listrik 20–26 April 2026, Beli Rp50 Ribu Daya 900 VA-1.300 VA Dapat Berapa kWh?
Fasilitas kredit BNI KUR diberikan hingga maksimal Rp 500 juta dengan jangka waktu pengembalian hingga 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja 5 tahun untuk Kredit Investasi.
Melalui program ini, nasabah dapat mengajukan pinjaman modal dengan bunga ringan dan tenor cicilan yang fleksibel.
BNI menyediakan dua jenis KUR, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil, yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan modal dan skala usaha.
Masing-masing memiliki ketentuan plafon, tenor, serta persyaratan yang berbeda.
Dengan tenor cicilan yang panjang hingga 5 tahun, pelaku UMKM memiliki keleluasaan dalam mengatur keuangan usaha sekaligus menjaga stabilitas operasional bisnis.
Proses pengajuan pun dapat dilakukan secara online maupun offline.
Berikut ini simulasi cicilan KUR BNI 2026 plafon Rp25 juta hingga Rp500 juta yang dapat menjadi gambaran bagi calon debitur sebelum mengajukan pinjaman:
KUR Mikro adalah Kredit Usaha Rakyat yang ditujukan untuk usaha mikro dengan kebutuhan modal relatif kecil.
Plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta sampai Rp100 juta.
KUR Mikro tidak memerlukan agunan, memiliki suku bunga mulai 6 persen efektif per tahun, dan jangka waktu hingga 3 tahun untuk kredit modal kerja serta 5 tahun untuk kredit investasi. Cocok untuk pelaku UMKM yang baru berkembang.
KUR Kecil ditujukan untuk usaha kecil yang membutuhkan modal lebih besar untuk pengembangan usaha.
Plafon pinjaman di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Baca juga: Awal Mula Kronologi Anak Bupati Paris Yasir Dilapor Polisi Dugaan Aniaya Pacar Usai Putus Hubungan
KUR Kecil memerlukan agunan seperti tanah, bangunan, atau kendaraan sesuai analisa bank.
Suku bunga juga mulai 6 persen efektif per tahun, dengan jangka waktu hingga 4 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi.
Berikut skema BNI KUR atau Tabel KUR BNI 2026 berdasarkan brosur KUR BNI diterima Tribun-Timur.com, Rabu (28/1/2026):
Pinjaman Rp 25.000.000
12 bulan: Rp 2.151.661
24 bulan: Rp 1.108.015
36 bulan: Rp 760.548
Pinjaman Rp 50.000.000
12 bulan: Rp 4.303.321
24 bulan: Rp 2.216.031
36 bulan: Rp 1.521.097
Pinjaman Rp 75.000.000
12 bulan: Rp 6.454.982
24 bulan: Rp 3.324.046
36 bulan: Rp 2.281.645
Pinjaman Rp 100.000.000
12 bulan: Rp 8.606.643
24 bulan: Rp 4.432.061
36 bulan: Rp 3.042.194
Pinjaman Rp 125.000.000
12 bulan: Rp 10.758.304
24 bulan: Rp 5.540.076
36 bulan: Rp 3.802.742
48 bulan: Rp 2.935.629
60 bulan: Rp 2.416.600
Pinjaman Rp 150.000.000
12 bulan: Rp 12.909.964
24 bulan: Rp 6.648.092
36 bulan: Rp 4.563.291
48 bulan: Rp 3.522.754
60 bulan: Rp 2.899.920
Pinjaman Rp 175.000.000
12 bulan: Rp 15.061.625
24 bulan: Rp 7.756.107
36 bulan: Rp 5.323.839
48 bulan: Rp 4.109.880
60 bulan: Rp 3.383.240
Pinjaman Rp 200.000.000
12 bulan: Rp 17.213.286
24 bulan: Rp 8.864.122
36 bulan: Rp 6.084.387
48 bulan: Rp 4.697.006
60 bulan: Rp 3.866.560
Pinjaman Rp 225.000.000
12 bulan: Rp 19.364.947
24 bulan: Rp 9.972.137
36 bulan: Rp 6.844.936
48 bulan: Rp 5.284.132
60 bulan: Rp 4.349.880
Pinjaman Rp 250.000.000
12 bulan: Rp 21.516.607
24 bulan: Rp 11.080.153
36 bulan: Rp 7.605.484
48 bulan: Rp 5.871.257
60 bulan: Rp 4.833.200
Pinjaman Rp 275.000.000
12 bulan: Rp 23.668.268
24 bulan: Rp 12.188.168
36 bulan: Rp 8.366.033
48 bulan: Rp 6.458.383
60 bulan: Rp 5.316.520
Pinjaman Rp 300.000.000
12 bulan: Rp 25.819.929
24 bulan: Rp 13.296.183
36 bulan: Rp 9.126.581
48 bulan: Rp 7.045.509
60 bulan: Rp 5.799.840
Pinjaman Rp 325.000.000
12 bulan: Rp 27.971.590
24 bulan: Rp 14.404.198
36 bulan: Rp 9.887.130
48 bulan: Rp 7.632.634
60 bulan: Rp 6.283.160
Pinjaman Rp 350.000.000
12 bulan: Rp 30.123.250
24 bulan: Rp 15.512.214
36 bulan: Rp 10.647.678
48 bulan: Rp 8.219.760
60 bulan: Rp 6.766.481
Pinjaman Rp 375.000.000
12 bulan: Rp 32.274.911
24 bulan: Rp 16.620.229
36 bulan: Rp 11.408.227
48 bulan: Rp 8.806.886
60 bulan: Rp 7.249.801
Pinjaman Rp 400.000.000
12 bulan: Rp 34.426.572
24 bulan: Rp 17.728.244
36 bulan: Rp 12.168.775
48 bulan: Rp 9.394.012
60 bulan: Rp 7.733.121
Pinjaman Rp 425.000.000
12 bulan: Rp 36.578.233
24 bulan: Rp 18.836.259
36 bulan: Rp 12.929.323
48 bulan: Rp 9.981.137
60 bulan: Rp 8.216.441
Pinjaman Rp 450.000.000
12 bulan: Rp 38.729.893
24 bulan: Rp 19.944.275
36 bulan: Rp 13.689.872
48 bulan: Rp 10.568.263
60 bulan: Rp 8.699.761
Pinjaman Rp 475.000.000
12 bulan: Rp 40.881.554
24 bulan: Rp 21.052.290
36 bulan: Rp 14.450.420
48 bulan: Rp 11.155.389
60 bulan: Rp 9.183.081
Pinjaman Rp 500.000.000
12 bulan: Rp 43.033.215
24 bulan: Rp 22.160.305
36 bulan: Rp 15.210.969
48 bulan: Rp 11.742.515
60 bulan: Rp 9.666.401
Berikut persyaratan umumnya:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Usaha telah berjalan minimal 6 (enam) bulan
- Tidak pernah menerima kredit investasi/modal kerja komersial dan kredit lainnya dari perbankan atau pembiayaan
- KUR tetap dapat diajukan walau sedang menerima Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Roda Dua, untuk tujuan produktif dan/atau Kartu kredit asalkan dalam kondisi lancar.
Baca juga: Gaji ke-13 PNS, PPPK, Polri-TNI Kapan Cair? Cek Jadwal dan Besarannya Tahun 2026
Dokumen Pengajuan
Berikut dokumen yang diperlukan:
- Fotokopi e-KTP dan KK
- Fotokopi Surat Nikah (bagi yang telah menikah)
- Surat Izin Usaha (NIB) atau keterangan usaha dari kelurahan atau kecamatan
- Fotokopi dokumen agunan
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) (untuk kredit diatas Rp. 100 Juta).
Berikut cara pengajuan KUR BNI secara online:
- Kunjungi situs resmi BNI e-Form klik eform.bni.co.id
- Pilih menu Kredit Usaha Rakyat (KUR).
- Baca dan centang persetujuan pada halaman syarat dan ketentuan.
- Pilih status Anda (apakah sudah menjadi nasabah BNI atau belum).
- Isi formulir aplikasi digital dengan data diri, data usaha, dan nominal pinjaman yang dibutuhkan.
- Unggah dokumen pendukung yang diminta.
- Tunggu proses verifikasi dan survei dari petugas Bank BNI ke lokasi usaha Anda.
Berikut cara pengajuan KUR BNI secara offline:
- Siapkan Dokumen Lengkap: Pastikan semua berkas fisik sudah siap.
- Kunjungi Kantor Cabang: Datangi kantor cabang Bank BNI terdekat pada jam operasional (08:00 - 15:00).
- Ambil Nomor Antrean: Pilih antrean menuju Customer Service (CS) untuk konsultasi kredit.
- Isi Formulir Aplikasi: CS akan memberikan formulir pengajuan KUR untuk diisi sesuai data diri dan profil usaha.
- Verifikasi & Survei: Setelah berkas diterima, bank akan melakukan pengecekan riwayat kredit (BI Checking/SLIK) dan menjadwalkan kunjungan (survei) ke lokasi usaha.
- Pencairan: Jika disetujui, proses dari pengajuan hingga pencairan biasanya memakan waktu 7-14 hari kerja.
(Tribunnews.com/Kompas.com/Tribun-Timur.com/Bangkapos.com)