PT SAS dan Group Resmikan Kantor Engineering Site Pauh Lebih Dekat dengan Masyarakat
Suci Rahayu PK April 23, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN – PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) dan group meresmikan Kantor Engineering NBT Coal Site Pauh pada Kamis (16/04/2026) di kawasan konsesi tambang di wilayah administrasi Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. 

Peresmian ini menjadi langkah perusahaan dalam meningkatkan kerja operasional sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. Peresmian Kantor Engineering yang baru ini dihadiri oleh jajaran manajemen perusahaan, karyawan, serta Kepala Desa. 

Direktur PT SAS dan Group, Kameswara Helly, menjelaskan bahwa pembangunan kantor ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan fasilitas yang lebih memadai bagi Departemen Engineering. Sebelumnya, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam penyediaan sarana operasional.

“Seiring dengan perkembangan aktivitas tambang, kini kami memiliki ketersediaan lahan yang lebih memadai. Lokasi ini menjadi tahap awal pembangunan fasilitas Kantor Engineering, ke depan akan dilanjutkan dengan pembangunan mess karyawan serta sarana pendukung lainnya,” ujar Helly.

Ia menambahkan, wilayah administrasi Desa Lubuk Napal dipilih karena dinilai strategis, mengingat dekat dengan tiga wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikelola NBT Coal yaitu PT Sinar Anugerah Sukses, PT Jambi Anugerah Coalindo serta PT Bakti Sarolangun Sejahtera.

“Di sini sudah selayaknya menjadi lokasi utama pengembangan fasilitas. Selain itu, kehadiran office kita ini diharapkan mampu menciptakan kohesi yang lebih kuat antara perusahaan dan masyarakat,” jelasnya.

Mulai dari keterikatan sosial serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan masyarakat setempat.

Baca juga: PT SAS Bagi-bagi Bibit Buah untuk Warga yang Terlibat Penanaman RTH

Baca juga: Beredar Kabar, Harga Pertamax Naik pada Pekan Ini, Diprediksi Jadi Rp17.850

NBT Coal Group juga terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang menjadi salah satu kewajiban perusahaan dalam setiap pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

“Program PPM menjadi jembatan utama bagi perusahaan dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat. Selain itu, kami juga memiliki berbagai program bantuan lain di luar PPM yang turut mendukung pembangunan di sekitar wilayah operasional,” terang Helly.

Meski demikian, ia mengakui bahwa saat ini sektor pertambangan tengah menghadapi tantangan, khususnya terkait pengajuan RKAB yang mengalami penyesuaian kuota di berbagai perusahaan. “Kami berharap pengajuan RKAB ke depan dapat disetujui secara optimal oleh pemerintah, sehingga kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lubuk Napal, Suhadi, menyampaikan apresiasi terhadap NBT Coal Group karena telah membuat keputusan tepat, membangun Office Engineering di wilayah kerja di daerah administrasi desa mereka, bukan di desa lain, sehingga memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar konsesi.

“Kami sangat berterima kasih, akan jadi harapan baru bagi warga desa kami, semoga ke depan mulai dari pemberdayaan masyarakat desa, program sosial, peluang kerja, hingga mendapat kemudahan akses, karena kehadiran kantor ini otomatis berdampak pada infrastruktur di desa nantinya,” lanjut Suhadi.

Ia juga berharap perusahaan dapat terus mempertahankan kondisi dan situasi saat ini, dengan masyarakat tetap dalam hubungan yang harmonis, saling memberikan dampak positif bagi pembangunan desa maupun bagi perusahaan. (adv)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Orasi Ilmiah Prof Mahfud MD di FH UNJA: Jika Demokrasi Baik, Hukum akan Baik

Baca juga: Beredar Kabar, Harga Pertamax Naik pada Pekan Ini, Diprediksi Jadi Rp17.850

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.