SURYA.CO.ID SURABAYA - Pertandingan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 akan mempertemukan Malut United dengan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026).
Laga ini menjadi panggung bagi dua tim yang tengah terluka untuk kembali ke jalur kemenangan. Malut United baru saja menelan kekalahan telak dari Bali United, sementara Persebaya juga terpuruk usai kalah dari Madura United.
Kondisi kedua tim membuat duel ini penuh tensi. Malut United ingin memanfaatkan keuntungan kandang untuk mengamankan tiga poin, sedangkan Persebaya bertekad mencuri kemenangan demi menjaga peluang bersaing di papan atas.
Absennya sejumlah pemain kunci Persebaya menjadi tantangan besar bagi Bernardo Tavares. Di sisi lain, Hendri Susilo menuntut anak asuhnya tampil disiplin dan fokus agar tidak kembali kehilangan poin.
Pertemuan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain penting. Malut United mengandalkan ketajaman David da Silva dan Ciro Alves, sementara Persebaya berharap Bruno Moreira dan Riyan Ardiansyah bisa tampil maksimal.
Baca juga: Persebaya Hadapi Malut United, Tavares Harap Keberuntungan Putus Tren Kekalahan
Dengan segala faktor, laga ini diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif, sehingga skor imbang menjadi kemungkinan realistis.
Malut United datang ke laga ini dengan kondisi kurang menyenangkan. Kekalahan telak 1-4 dari Bali United membuat posisi mereka melorot ke peringkat lima klasemen dengan 46 poin.
Pelatih Hendri Susilo menegaskan bahwa kemenangan menjadi harga mati jika ingin tetap bersaing di papan atas. Ia menekankan pentingnya fokus dan disiplin di menit-menit akhir.
Statistik kandang Malut United sebenarnya cukup perkasa. Dari 14 laga di Kie Raha musim ini, mereka meraih tujuh kemenangan. Namun, konsistensi menjadi masalah setelah gagal menang dalam empat laga terakhir.
David da Silva menjadi tumpuan utama dengan koleksi 17 gol dan 5 assist. Ketajamannya di kotak penalti membuat lini belakang Persebaya harus ekstra waspada.
Ciro Alves juga kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol ke-11 musim ini. Pergerakannya di sisi sayap bisa menjadi ancaman tambahan.
Baca juga: Link Live Streaming Malut United vs Persebaya, Selain Nonton Gratis di Indosiar Malam Ini
Tyronne dan Sayuri bersaudara melengkapi kekuatan Malut United. Kombinasi pemain asing dan lokal membuat mereka tetap berbahaya meski dalam tren negatif.
Di sisi lain, Persebaya datang dengan kondisi pincang. Gali Freitas absen karena akumulasi kartu kuning, sementara Bruno Moreira dan Ernando Ari masih cedera.
Rachmat Irianto bahkan dipastikan menepi hingga akhir musim. Kehilangan pemain serba bisa ini membuat lini tengah dan belakang Persebaya kehilangan stabilitas.
Bernardo Tavares menegaskan pentingnya mentalitas kuat. Ia berharap pemain pengganti bisa memaksimalkan kesempatan.
Kiper Andhika Ramadhani juga menegaskan kesiapan tim. “Kami tahu Malut dihuni pemain hebat, tapi kami juga siap,” katanya.
Malut United kemungkinan besar akan turun dengan formasi 4-3-3. Muhammad Ridwan dipercaya menjaga gawang, dengan Safruddin Tahar, Gustavo Franca, Igor Inocencio, dan Yance Sayuri di lini belakang.
Di lini tengah, Wbeymar Angulo, Manahati Lestusen, dan Tyronne del Pino akan menjadi motor permainan. Mereka diharapkan mampu mengontrol ritme pertandingan.
Baca juga: Persebaya Tantang Malut United, Siap Bangkit dari Tren Tiga Kalah Tandang
Lini depan akan diisi Yakob Sayuri, David da Silva, dan Ciro Alves. Ketajaman trio ini menjadi senjata utama Malut United.
Persebaya juga diprediksi menggunakan formasi 4-3-3. Andhika Ramadhani akan menjaga gawang, dengan Arief Catur, Gustavo Fernandes, dan Jefferson Silva di lini belakang.
Di lini tengah, Milos Raickovic, Toni Firmansyah, dan Francisco Rivera akan menjadi pengatur serangan. Mereka harus tampil disiplin untuk menahan agresivitas Malut United.
Lini depan kemungkinan diisi Oktafianus Fernando, Bruno Paraiba, dan Malik Risaldi. Absennya Gali Freitas membuat sektor sayap harus diisi pemain lain.
Bernardo Tavares menegaskan bahwa rotasi menjadi opsi utama. Ia berharap pemain pengganti bisa tampil percaya diri.
Kondisi fisik beberapa pemain masih dipantau. Tavares menunggu laporan medis hingga menit akhir sebelum menentukan starting eleven.
Dengan skuad pincang, Persebaya harus tampil lebih pragmatis. Serangan balik cepat bisa menjadi senjata utama.
Malut United akan memanfaatkan dukungan penuh publik Ternate. Atmosfer Stadion Kie Raha bisa menjadi keuntungan besar bagi tuan rumah.
Pertemuan putaran pertama berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk Persebaya. Namun, situasi kini berbeda karena Persebaya kehilangan banyak pemain kunci.
Malut United memiliki keuntungan bermain di kandang. Atmosfer Stadion Kie Raha dikenal sulit bagi tim tamu.
Secara taktikal, Malut United diprediksi akan bermain agresif sejak menit awal. Mereka ingin mencetak gol cepat untuk menguasai jalannya pertandingan.
Persebaya kemungkinan besar akan tampil lebih pragmatis. Serangan balik cepat lewat Bruno Moreira atau Malik Risaldi bisa menjadi senjata utama.
Duel di lini tengah akan menjadi kunci. Siapa pun yang mampu memenangi perebutan bola akan memiliki peluang lebih besar untuk mengontrol ritme.
Kedisiplinan transisi dari bertahan ke menyerang juga akan diuji. Kedua tim harus tampil fokus sepanjang laga.
Melihat kondisi kedua tim, hasil imbang nampaknya menjadi skor realistis. Kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif.
Prediksi skor akhir: Malut United 1-1 Persebaya Surabaya.
Namun, jika Malut United mampu memanfaatkan absennya pilar Persebaya, tiga poin bisa saja bertahan di Ternate.
Laga ini dipastikan berlangsung sengit hingga menit akhir. Kedua tim sama-sama ingin bangkit dari keterpurukan.