Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Polres Lampung Tengah melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melakukan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan menyasar kalangan pelajar.
Salah satunya melalui pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang digelar di SMKN 1 Terbanggi Besar. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas, Andria Saputra, bersama jajaran personel lainnya.
Puluhan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik lapangan.
Dalam pelatihan tersebut, siswa tidak hanya dibekali pemahaman tentang penanganan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) kecelakaan lalu lintas.
Tetapi juga mengikuti praktik langsung seperti senam lalu lintas, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas.
Baca juga: Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pelajar di Rawa Bekri Lampung Tengah
Kasat Lantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian, mengatakan bahwa pelatihan PKS merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
"Pelajar kami dorong tidak hanya menjadi pengguna jalan yang taat aturan, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah dan masyarakat," ujar Glend, Kamis (23/4/2026).
Menurut dia, pendekatan edukatif yang dikombinasikan dengan praktik langsung dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran sekaligus keterampilan siswa dalam menghadapi situasi di jalan raya.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi oleh kelompok usia produktif, termasuk remaja.
Para siswa yang mengikuti pelatihan diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya, sehingga tercipta efek berantai dalam membangun disiplin berlalu lintas.
"Ke depan, Satlantas Polres Lampung Tengah memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai sekolah, guna menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan berperan aktif menjaga keselamatan di jalan," tutupnya. (Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq)