Romy Wijayanto jadi Direktur Utama Bankaltimtara, Dipilih Aklamasi oleh 16 Pemegang Saham
Budi Susilo April 23, 2026 06:12 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Romy Wijayanto resmi nakhodai Bankaltimtara setelah dipilih secara aklamasi oleh 16 pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa.

Penetapan Direktur Utama (Dirut) ini dilakukan dalam rapat tertutup yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Kaltimtara, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (23/4/2026).

Pertemuan tersebut memakan waktu cukup panjang, dimulai sejak pukul 09.30 Wita dan baru tuntas pada pukul 14.32 Wita.

Kehadiran belasan pemegang saham dari wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menjadi penentu dalam menetapkan sosok pimpinan baru bank plat merah tersebut.

Baca juga: Kubar Jadi Pemegang Saham Bankaltimtara, Bupati Frederick Edwin Ikuti RUPS Tahun Buku 2024

Gubernur Kaltim, Rudy Masud, menegaskan bahwa keputusan memilih Romy Wijayanto merupakan kesepakatan bulat seluruh pemegang saham yang hadir.

"Sudah kita pelaksana kegiatan RUPS, dilaksanakan hari ini dan kita putuskan bersama-sama tadi, 16 pemegang saham Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara adalah Pak Romy Wijayanto," tegas Rudy Masud.

Romy Wijayanto yang sebelumnya merupakan Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI periode 2020–2024 ini akan memimpin Bank Kaltimtara untuk empat tahun ke depan. 

Dia menggantikan Muhammad Yamin yang baru menjabat selama dua tahun. 

Dalam bursa pemilihan, Romy unggul atas Amri Mauraga, mantan Dirut Bank Sulselbar, setelah keduanya menjalani uji kelayakan dan kepatutan di OJK.

Baca juga: Akhirnya Keluarga Ismail Bolong Diperiksa Polisi, Anak Dirut, Istri Pemegang Saham

Ada dua poin krusial yang melandasi pemilihan Romy, yakni perolehan skor tertinggi pada penilaian OJK serta hasil evaluasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) bersama Lembaga Pendidikan Perbankan Indonesia (LPPI).

Rudy menyebut aspek kompetensi menjadi indikator utama dalam menentukan nakhoda baru ini agar perusahaan memiliki energi yang besar.

"Jadi pertimbangan kita adalah berdasarkan kompetensi. Karena kita mengukur generasi kerja itu adalah kompetensi kita kalikan dengan energi," jelasnya.

Pemerintah daerah berharap kepemimpinan Romy mampu membawa arah baru bagi masa depan Bank Kaltimtara. 

Target besarnya adalah menjadikan bank daerah ini memiliki posisi tawar yang sejajar dengan lembaga perbankan nasional lainnya di Indonesia.

"Semoga Bank Kaltimtara ini tidak hanya untuk masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, tetapi bisa berkompetisi dengan bank-bank Himbara ataupun bank-bank nasional lainnya," pungkasnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.