2 Terduga Mata-mata Iran Dituduh Bocorkan Dokumen Penerbangan Israel, Disebut Lakukan Pengkhianatan
Ardrianto SatrioUtomo April 23, 2026 06:42 PM

- Israel mendakwa 2 teknisi angkatan udara telah melakukan spionase untuk Iran, Rabu (22/4/2026) waktu setempat. 

Keduanya dilaporkan bekerja sebagai teknisi F-15 di Pangkalan Udara Tel Nof dekat Ashdod, Israel. 

Stasiun televisi pemerintah Israel, KAN, menyebut bahwa mereka dituduh membantu musuh selama peperangan. 

Satu tersangka bahkan berpotensi menghadapi tuduhan yang setara pengkhianatan. 

Selain itu, terdapat delapan tentara lain di pangkalan tersebut yang dicurigai terjaring aksi mata-mata ini. 

Diduga mereka gagal melaporkan dua terdakwa yang telah diperiksa akibat tepergok menjadi mata-mata. 

Para tersangka diduga mempunyai tugas untuk melapor kepada musuh terkait informasi sejumlah pejabat tinggi di Israel. 

Salah satunya informasi yang berkaitan dengan Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben Gvir dan Mantan Kepala Staf, Herzi Halevi. 

Tak hanya itu, mereka diduga memberikan dokumen penting yang berkaitan dengan skema mesin pesawat Israel. 

Serta adanya foto seorang instruktur penerbangan untuk diserahkan kepada pihak musuh. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.