TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- ibu dari bayi yang dipijat totok sirih memberi respon atas kritik dokter anak. Tindakannya membawa sang bayi ke ahli totok sirih, Ferizka Utami menuai kritik tajam.
Ibu dari bayi tersebut, Intan Retno Safitri memposting video ketika anaknya dipijat totok sirih.
Tampak Ferizka memijak bagian belakang tubuh bayi yang dalam posisi duduk.
Sembari bicara ia terus memijat punggung dan kepala bayi.
"Tidur nyenyak lagi yah," katanya.
Selama dipijat sang bayi menangis histeris.
Dalam keterangan Intan menulis bahwa akan ada sesi lanjutan dari pihat totok sirih.
"Bissmillah,.jadwalnya dd ketemu kyai l lagi, Alhamdulillah kl mlm bobok dah nyenyak ya dek, sampai ketemu hari kamis lagi ya kyai," tulisnya di keterangan.
Video tersebut menuai banyak sekali kritik dari netizen.
Termasuk dari selebgram Vior.
"Kak astaga stop ga," tulisnya di kolom komentar,
"Maaf sakit hati ngeliatnya banget," kata akun Shanum.
"Tidur nyenyak iya lah cape orang abis nangis kejer," kata akun Ina.
Bahkan dr rinal dhuhri atau dikenal sebagai dr Brewok ikut bereaksi.
Ia mengatakan tidak menyalahkan ibu dari bayi atau pemijatnya.
"Aku gak mau salahin siapapun, yang kuliat ibu yang lakukan terapis ini ngomong anaknya sering muntah yah, anaknya sering gumoh yah terus ditotok di bagian punggung, sampai digesek-gesek kepala entah pakai daun, entah pakai kayu entah pakai ujung tangannya, gak ngerti," katanya di video Instagram.
Dr Brewok juga menyoroti reaksi bayi yang menangis histeris.
"Dan anaknya itu nangis, itu entah rasa nyerinya gak tertahankan atau gak nyaman ketika dipegang sama orang asing," katanya.
Ia mengatakan mestinya siapapun harus menanyakan fungsi dan tujuan dari tindakan yang dilakukan pada tubuh saat berobat.
Baca juga: Viral Aksi Ibu Ika Pijat Totok Sirih ke Bayi Sampai Nangis, Dokter Anak Geram: Jahat Amat Orang Ini
"Pernah gak ditanyakan ketika dibawa ke alternatif, kalau ditotok bagian ini saraf apa sih kok bisa anaknya tuh gak mual muntah lagi. Makanya kalau berobat kemanapun tanyain fungsi tindakannya apa, tujuannya apa, efek sampingnya apa, kalau masuk logika kalian baru kalian nerima tindakan apapun yang dilakukan, bukan pasrah," katanya.
Namun kini ia berpendapat bahwa sang ibu justru tidak mengetahui manfaat dari totok tersebut.
"Ini tujuannya gak ngerti, totok apa totok apa juga gak ngerti. Kalau memang gak masuk logika ya jangan. Kalau menurut sugesti kalian bagus silahkan, bebas," katanya.
Soal reaksi dokter ada akun wanita yang membela ibu bayi.
Intan pun mengucapkan terima kasih pada akun tersebut.
"Sehat selalu untuk anaknya mbak," tulisnya di postingan.
Melihat konten tersebut, Ketua IDAI dr Piprim tampak geram.
dr Piprim menyebut perbuatan Ibu Ika kepada bayi adalah hal yang jahat.
Karenanya, dr Piprim meminta publik untuk melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
"Ih jahat amat orang ini.. Laporkan ke KPAI dong @kpai," kata dr Piprim.
Sebagai Ketua IDAI, dr Piprim pun bertindak usai viral video anak dipijat dengan keras oleh Ibu Ika.
Setelah menghubungi ikatan dokter anak di Sumatera Selatan, dr Piprim berhasil menemukan cara.
Yakni para dokter anak di Sumatera Selatan khususnya Palembang akan mendatangi Ibu Ika sore ini, Kamis (23/4/2026).
"Insyaallah sore ini tim IDAI Sumsel akan silaturahim ke ibu ini... Doakan bisa berhasil menyadarkan ya. Advokasi perlindungan anak dari kekerasan fisik," pungkas dr Piprim.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t