SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir berkomitmen segera memperbaiki kerusakan gorong-gorong di ruas jalan Payaraman–Rengas yang jebol sejak sepekan terakhir. Infrastruktur tersebut mengalami kerusakan serius setelah satu unit truk muatan pasir terperosok pada Jumat (17/4/2026) lalu.
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, menjelaskan bahwa titik tersebut sebelumnya pernah mendapatkan perbaikan.
Namun, penanganan terdahulu hanya bersifat darurat dengan menggunakan dana taktis, bukan melalui anggaran khusus sehingga ketahanannya tidak maksimal.
"Sebelumnya pernah rusak dan dibenahi menggunakan dana taktis, bukan dianggarkan secara khusus untuk perbaikan maksimal. Ternyata sekarang rusak lagi. Nanti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang akan menindaklanjuti perbaikannya," kata Panca saat memberikan keterangan di Indralaya, Kamis (23/4/2026).
Menurut keterangan warga, kerusakan bermula saat ban belakang sebuah truk pasir terperosok ke dalam saluran air tersebut.
Akibat insiden itu, muncul lubang di badan jalan dengan lebar satu meter dan kedalaman mencapai 1,5 meter.
Kondisi beton penutup gorong-gorong di sekitarnya juga dilaporkan mengalami retakan hebat.
Budiman, salah seorang warga yang ikut mengevakuasi truk tersebut, menyatakan kekhawatiran masyarakat akan potensi terputusnya akses jalan.
Pasalnya, jalan tersebut merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Kecamatan Payaraman dan Kecamatan Lubuk Keliat.
"Retakan beton bisa memicu amblasnya jalan lebih parah. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata sebelum akses utama Payaraman–Rengas menuju Lubuk Keliat ini putus total," harap Budiman.
Meskipun kondisi jalan membahayakan dan terancam amblas sepenuhnya, pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan roda empat masih memaksakan melintas di atas gorong-gorong yang rusak tersebut.
Baca juga: Drainase Tak Optimal, Kawasan KM 12 Palembang-Banyuasin Selalu Terendam Banjir Usai Hujan Deras