TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Kemunculan dua ekor buaya muara di bantaran Sungai Batang Seringat, tepatnya di kawasan lubuk larangan Desa Gelanggang, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Jambi, menggegerkan warga, Kamis (23/4/2026).
Kehadiran satwa tersebut meresahkan masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai.
Kepala Desa Gelanggang, Agus Hapkandri, saat ditemui Tribunjambi.com di ruang kerjanya membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, ada dua ekor buaya muara yang muncul di sekitar aliran Sungai Batang Seringat di lubuk larangan Desa Gelanggang. Buaya itu ditemukan warga yang sedang berada di lokasi dan sempat direkam dalam foto serta video,” kata Agus.
Ia menjelaskan, dua buaya tersebut memiliki ciri berbeda, yakni satu berwarna putih dan satu lagi berwarna hitam dengan kondisi buntung atau tanpa ekor.
Menurutnya, kemunculan buaya tersebut bukan pertama kali terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, satwa yang sama juga dilaporkan terlihat di sejumlah wilayah lain, seperti Desa Talang Segegah, Desa Durian Batakuk, Desa Sungai Nilau, hingga kawasan Pangkalan Jambu.
Agus menyebutkan, kemunculan terbaru dua buaya tersebut terlihat warga pada Jumat (17/4/2026).
Pemerintah desa telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Polsek Sungai Manau, pemerintah kecamatan, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Merangin dan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mencari solusi atas keberadaan satwa tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari penanganan yang tepat,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sekitar bantaran sungai demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami khawatir jika warga tetap beraktivitas di sekitar sungai. Karena itu, kami telah menyampaikan imbauan melalui media sosial dan memasang spanduk peringatan di titik-titik kemunculan buaya,” tambahnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat kemunculan dua buaya tersebut.
Agus menambahkan, Sungai Batang Seringat merupakan aliran yang cukup panjang, dengan hulu berada di wilayah Pangkalan Jambu dan bermuara di kawasan Tanjung, Bangko, yang bertemu dengan Sungai Batang Merangin.
(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Baca juga: Dukung PP Tunas, SMPN 1 Merangin Terapkan Larangan Siswa Bawa Ponsel