SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Kondisi bangunan SDN Putat Tanggulangin di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), dinilai mengkhawatirkan dan membutuhkan perbaikan segera.
Rangka atap penyangga genteng terlihat melengkung, sehingga berpotensi ambrol dan membahayakan siswa.
Selain itu, plafon di salah satu ruang kelas juga berlubang.
Kepala sekolah, Rizky Febrianto, menyebut kondisi bangunan sudah lama tidak tersentuh renovasi.
“Ruang yang berada di selatan itu kan atapnya melengkung, takutnya kalau jatuh kan bahaya. Makanya kami berharap bisa segera ada perbaikan,” kata Rizky, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, renovasi terakhir dilakukan sekitar 10 tahun lalu dan hanya menyasar gedung bagian utara. Sementara gedung selatan belum pernah diperbaiki.
Saat ini, terdapat enam ruang kelas di dua gedung yang membutuhkan perbaikan segera.
Selain itu, dua bangunan bekas rumah dinas guru dan kepala sekolah juga dalam kondisi rusak berat dan tidak bisa dimanfaatkan. Bangunan tersebut bahkan hampir roboh, padahal direncanakan untuk dialihfungsikan sebagai fasilitas penunjang sekolah.
“Setiap hari Jumat anak-anak salat dhuha di sekolahan. Namun saat ini, anak-anak kalau salat dhuha di halaman,” ungkap Rizky.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.
Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, telah meninjau langsung lokasi pada Rabu (22/4/2026). Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Tirto Adi, yang ikut mendampiginya, untuk segera melakukan revitalisasi bangunan sekolah.
“Memang sudah waktunya renovasi total, karena kondisinya seperti ini. Insya Allah nanti kami juga mintakan bantuan Banpres, mudah-mudahan di ACC,” Wabup kata Mimik.
Pemkab Sidoarjo memastikan, perbaikan akan diupayakan melalui anggaran APBD serta Bantuan Presiden (Banpres) Pendidikan.
Rencana perbaikan meliputi:
“Atap, plafon, pintu dan jendela-jendela yang dimakan rayap di semua gedung dan bangunan yang akan dijadikan musala dan ruang serbaguna, juga harus segera dibenahi,” tandas Mimik.
Selain renovasi, Pemkab Sidoarjo juga akan mengupayakan siswa mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Upaya ini dilakukan dengan mencari dapur SPPG terdekat, untuk memenuhi kebutuhan gizi sekitar 100 siswa di sekolah tersebut.