TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan dramatis diraih Stuttgart saat memastikan diri akan menantang Bayern Munchen di final DFB Pokal musim 2025/2026.
Dalam laga semifinal DFB Pokal yang digelar di Mercedez Benz-Arena, Jumat (24/4/2026) dinihari tadi.
Stuttgart yang bertindak sebagai tuan rumah menang dramatis atas Freiburg.
Pendukung Stuttgart sempat dikejutkan gol pembuka yang justru terlebih dahulu dicetak Freiburg.
Pada menit ke-28, Maximilian Eggestein menjadi aktor utamanya.
Eggestein seakan menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan tuan rumah gegara gol yang ia ciptakan.
Sekaligus membuat Freiburg selangkah lebih dekat dengan final berkat gol yang ia ukir.
Tertinggal satu gol membuat Stuttgart bermain lebih agresif demi bisa menyamakan skor, dan menjaga peluang lolos ke final.
Usaha Stuttgart baru membuahkan hasil setelah Deniz Undav mencetak gol penyeimbang menit 70.
Di sisa laga waktu normal, baik Stuttgart dan Freiburg sama-sama gagal mencetak gol kedua.
Pertandingan pun terpaksa harus dilanjutkan sampai babak perpanjangan waktu alias extra time.
Disinilah drama menegangkan terjadi, tepatnya saat mendekati akhir perpanjangan babak kedua.
Ialah Tiago Tomas yang menjelma sebagai pahlawan kemenangan Stuttgart.
Baca juga: Comeback Bayern Munchen ke Final DFB Pokal, Rekor Treble Winners Ketiga Cuma Berjarak 4 Langkah
Pemain yang masuk sebagai pengganti itu mampu menjadi pembeda, dengan mencetak gol ke gawang Freiburg di menit kritis yakni 119.
Gol Tiago Tomas inilah yang akhirnya membuat Stuttgart memenangkan laga dan berhak ke final.
Sementara, Freiburg yang awalnya lebih dulu mencetak gol akhirnya harus gigit jari, lantaran kalah dan juga gagal ke final.
Drama sengit yang mewarnai jalannya laga Stuttgart vs Freiburg yang berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah pun menyudahi pertandingan ini.
Kelolosan ke final ini otomatis membuat Stuttgart punya asa untuk mempertahankan gelarnya di DFB Pokal musim ini.
Diketahui, Stuttgart merupakan jawara DFB Pokal edisi sebelumnya, setelah mengalahkan Ariminia Bielefield dengan skor 4-2 di final
Sebagai juara bertahan, Stuttgart tentu makin termotivasi menatap laga final demi bisa meraih gelar DFB Pokal kelima dalam sejarahnya.
Sepanjang sejarah, ini akan menjadi momen Stuttgart lolos ke final DFB Pokal kedelapan.
Di final, Stuttgart akan menantang Bayern Munchen yang kini sedang berjuang meraih treble winners musim ini.
Laga melawan Bayern Munchen yang musim ini tampil begitu impresif, tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Stuttgart.
Ya, Bayern Munchen sedang menikmati performa terbaiknya di musim penuh kedua dilatih Vincent Kompany.
Setelah memenangkan gelar Piala Super Jerman di awal musim, Bayern Munchen telah mengunci gelar Liga Jerman pada pekan ke-30 lalu.
Kini, Die Roten sedang mengalihkan fokus untuk bisa memenangkan gelar di dua kompetisi lain.
Di DFB Pokal, Bayern Munchen sudah mengunci tiket final setelah menyingkirkan Bayer Leverkusen dengan skor 0-2 berkat gol Harry Kane dan Luis Diaz di semifinal, Kamis (23/4/2026) kemarin.
Untuk bisa menyegel gelar DFB Pokal yang sudah tidak pernah mereka menangkan sejak 2020.
Bayern Munchen hanya perlu mengalahkan Stuttgart selaku juara bertahan di final.
Sementara di Liga Champions, Bayern Munchen akan berhadapan dengan PSG di semifinal, untuk memperebutkan tiket final.
Andai bisa menyingkirkan PSG, Bayern Munchen akan menantang Arsenal atau Atletico Madrid untuk memperebutkan gelar Liga Champions.
Jika bisa memenangkan trofi Liga Champions, Bayern Munchen otomatis bakal meraih treble winners ketiga dalam sejarah mereka.
Melihat situasi tersebut, Stuttgart jelas menjadi salah satu tim yang kini punya tantangan berat untuk menjegal impian Bayern Munchen tersebut lewat jalur DFB Pokal.
Laga final DFB Pokal antara Bayern Munchen vs Stuttgart akan dilangsungkan di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (23/5/2026) mendatang.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)