Samator Rebut Podium Tiga Proliga 2026, Garuda Jaya Tak Berkutik di Laga Penentu
Hari Susmayanti April 24, 2026 10:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Surabaya Samator memastikan diri finis di peringkat ketiga Proliga 2026 usai menaklukkan Jakarta Garuda Jaya pada partai penentuan perebutan posisi ketiga. 

Tampil di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis (23/4/2026) malam, Samator menang meyakinkan dengan skor 3-0 (25-19, 25-17, 25-20).

Kemenangan ini menjadi penentu setelah pada dua pertemuan sebelumnya kedua tim saling mengalahkan. 

Di laga ketiga, Samator tampil lebih solid dan mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhir.

Garuda Jaya sejatinya membuka set pertama dengan impresif. 

Mereka langsung tancap gas dan unggul 4-0, bahkan memperlebar jarak hingga 12-6. Namun, momentum tersebut gagal dipertahankan. 

Samator perlahan bangkit, menyamakan skor, lalu berbalik unggul 13-12 sebelum menutup set pertama dengan kemenangan 25-19.

Memasuki set kedua, Garuda Jaya mencoba bangkit dengan berbagai rotasi pemain demi menemukan ritme permainan.

Upaya tersebut belum membuahkan hasil, karena Samator tetap tampil dominan dan menutup set kedua dengan skor 25-17, sekaligus unggul 2-0.

Set ketiga berjalan lebih ketat. Kedua tim saling kejar angka hingga 13-13, bahkan Garuda Jaya sempat unggul 15-13. 

Namun, pengalaman Samator berbicara di momen krusial. 

Mereka berbalik unggul 21-18 dan akhirnya menutup set ketiga dengan skor 25-20 untuk memastikan kemenangan sekaligus podium ketiga.

Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurna, mengaku bersyukur atas hasil tersebut sekaligus bangga timnya mampu mempertahankan posisi ketiga seperti musim sebelumnya.

“Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan malam ini dan mempertahankan posisi juara ketiga, seperti edisi 2025. Setelah sempat kalah di laga kedua karena mungkin overconfident, kami melakukan evaluasi bersama pelatih dan hasilnya terlihat hari ini,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kunci kebangkitan timnya setelah sempat tertinggal di awal pertandingan.

Baca juga: Punya Kenangan Manis di Amongrogo Yogyakarta, Pertamina Incar Start Sempurna di Final Proliga 2026

“Kami sempat tertinggal cukup jauh di set pertama, itu di luar skema. Tapi setelah bisa menyesuaikan diri, mental kami meningkat saat mulai mengejar poin. Dari situ kami bisa mengontrol permainan dan membalikkan keadaan,” jelasnya.

Sementara itu, pemain Samator, Hadi Suharto, menilai kemenangan ini tak lepas dari hasil evaluasi tim setelah kekalahan sebelumnya.

“Di pertandingan kemarin kami kurang tenang dan terlalu terburu-buru. Setelah evaluasi dengan pelatih, kami bisa memperbaiki kesalahan dan alhamdulillah meraih kemenangan,” katanya.

Di kubu Garuda Jaya, pelatih Nur Widayanto menyebut timnya kehilangan momentum akibat kesalahan beruntun yang memengaruhi mental pemain.

“Set pertama sebenarnya sudah bagus, tapi ada kesalahan individu yang kemudian merembet ke pemain lain. Itu berdampak ke set kedua dan ketiga,” ungkapnya.

Ia juga mengakui timnya masih membutuhkan sosok pemain senior untuk menjadi pemimpin di lapangan, meski tetap berkomitmen pada pembinaan pemain muda.

“Memang perlu pemain senior, tapi kami fokus pada pembinaan usia muda untuk regenerasi tim nasional,” tambahnya.

Nur juga memberikan apresiasi terhadap performa Samator yang dinilainya tampil rapi, terutama dalam aspek blok.

“Samator hari ini bermain rapi, terutama blok mereka. Sementara kami justru kurang maksimal, khususnya di posisi outside hitter,” tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.