Mamuju Darurat Sampah: Tumpukan Menggunung di Trotoar, Datangkan Rezeki bagi Pemulung
Nurhadi Hasbi April 24, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemandangan tak sedap dan bau menyengat mulai menghantui warga Kota Mamuju, Sulawesi Barat.

Memasuki hari keenam penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Adi-Adi, tumpukan sampah mulai meluber di sejumlah ruas jalan protokol, termasuk Jalan KS Tubun hingga Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (24/4/2026).

Pantauan Tribun-Sulbar.com, di lapangan menunjukkan volume sampah sangat signifikan di kedua lokasi tersebut.

Di sepanjang Jalan KS Tubun, Rimuku, tumpukan sampah didominasi limbah rumah tangga.

Baca juga: TPA Adi-Adi Ditutup Warga, Mamuju Dipenuhi Sampah Sugianto Sebut Pemkab Selalu Alasan Keterbatasan

Baca juga: Imbas TPA Ditutup, Sampah Menumpuk di Pasar Baru Mamuju, Usaha Pedagang Terganggu

Kantong plastik beraneka warna, mulai dari merah, putih, hingga hitam, menumpuk tidak teratur hingga ke bahu jalan.

Volume sampah meluber memaksa pengendara melintas perlahan untuk menghindari rembesan air limbah.

Aroma busuk dari tumpukan sampah basah juga dikeluhkan warga sekitar dan pengguna jalan.

Meski menimbulkan gangguan bagi banyak orang, kondisi ini dimanfaatkan bagi pemulung untuk mencari barang bekas.

Terlihat beberapa pemulung, termasuk seorang perempuan berkerudung dengan gerobak sepeda berisi kardus dan botol plastik, sibuk mengais sampah.

Mereka bekerja di antara tumpukan sampah yang tidak terurus untuk memilah barang bernilai jual.

Sementara itu, di Jalan Jenderal Sudirman, tumpukan sampah memiliki karakter berbeda namun tidak kalah mengganggu.

Di lokasi ini, sampah masih didominasi limbah rumah tangga dalam jumlah besar.

Tumpukan paling mencolok terlihat dari kantong plastik besar berwarna ungu  diletakkan begitu saja di pinggir jalan.

Sebagian plastik ungu tersebut sudah dalam kondisi robek sehingga isinya berceceran ke trotoar dan badan jalan.

Ceceran sampah meliputi botol plastik bekas air mineral, sisa makanan, dan gelas kopi sekali pakai dari berbagai merek.

Beberapa gelas kopi bahkan masih berisi sisa cairan, menambah pemandangan yang tidak sedap sekaligus berpotensi menjadi sarang penyakit.

Sampah menumpuk di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro
TUMPUKAN SAMPAH - Sampah menumpuk di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Jumat (24/4/2026).

Dampak Penutupan TPA Adi-Adi

Krisis sampah di pusat Kota Mamuju ini merupakan dampak dari penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Adi-Adi di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro.

Penutupan tersebut terjadi akibat belum adanya kesepakatan antara warga setempat dan Pemerintah Kabupaten Mamuju terkait kompensasi maupun pengelolaan TPA.

Selama penutupan ini berlangsung, armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup tidak dapat beroperasi secara maksimal.

Kondisi ini memicu penumpukan limbah di sejumlah titik kota dan mengganggu kenyamanan masyarakat. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.