Customer Gathering di Lampung, GM Mobil Targetkan Penjualan Capai 150 Unit pada 2026
Reny Fitriani April 24, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil), sebagai agen pemegang merek (APM) truk FAW di Indonesia dan bagian dari Gaya Makmur Group, menggelar customer gathering di Lampung yang berlangsung di Ballroom Emersia, Rabu (22/4/2026) malam.

Seratusan tamu undangan tampak hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari pelanggan, mitra, hingga calon pembeli.

Suasana penuh keakraban terasa saat para customer berbagi pengalaman setelah menggunakan unit FAW.

Satu di antara pelanggan, H Ibrahim, mengaku telah membeli lima unit sejak awal peluncuran. 

Ia bahkan secara terbuka menyampaikan kepuasannya.

“Awalnya saya beli lima unit, tapi sekarang malah menyesal kenapa cuma lima. Karena mobil yang disediakan sudah sesuai kebutuhan, tanpa perlu renovasi lagi,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, selama enam bulan penggunaan, kendaraan yang dimilikinya belum mengalami kendala berarti.

“Sudah enam bulan dipakai, belum ada masalah. Bahkan oli masih terasa dingin meski mobil terus berjalan,” katanya.

Ia pun mengaku siap menambah unit, bahkan saat acara berlangsung.

“Kalau ada malam ini, saya langsung bawa pulang,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Felik, customer lainnya yang juga mengaku puas dengan performa unit FAW. 

Ia menilai kendaraan tersebut mampu menunjang kebutuhan operasional secara maksimal.

Sementara itu, Manajer Sales & Marketing GM Mobil, Surijani, saat diwawancarai mengatakan, kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus bentuk apresiasi perusahaan.

“Kami melakukan grand opening pada Agustus 2025. Hari ini kami juga menggelar gathering bersama customer yang telah membeli unit kami,” ujarnya. 

Ia menambahkan, GM Mobil menargetkan penjualan mencapai 150 unit pada 2026.

Hingga saat ini, realisasi penjualan telah mencapai sekitar 40 unit.

“Keunggulan produk kami ada pada ketangguhan, irit bahan bakar, dan harga yang terjangkau. Dalam tiga tahun terakhir, penjualan terus meningkat karena customer juga menambah unit,” jelasnya.

Saat ini, GM Mobil telah memiliki 21 cabang yang tersebar dari Aceh hingga Papua serta didukung 17 service center. 

Ketersediaan suku cadang juga diperkuat dengan ratusan titik penyediaan onderdil di berbagai wilayah.

Untuk memudahkan pelanggan, pembelian unit dapat dilakukan secara tunai maupun kredit melalui kerja sama dengan perbankan dan leasing. 

Bahkan, bagi pelanggan yang membeli tiga hingga lima unit, GM Mobil memberikan Apresiasi "Factory Visit Program"  untuk dapat mengunjungi pabrik di China secara langsung.

Di balik perkembangan tersebut, PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil) memiliki perjalanan panjang dalam membangun bisnisnya di Indonesia.

Perusahaan ini berdiri pada 1983, berawal dari penjualan alat berat bekas di Medan. 

Setelah lebih dari satu dekade membangun fondasi, perusahaan melakukan ekspansi pada 1999 dengan memindahkan pusat operasional ke Jakarta.

Langkah strategis kembali diambil pada 2005 saat menjalin kerja sama dengan FAW, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan produk terbaik sesuai kebutuhan pasar nasional.

Sejak saat itu, GM Mobil terus berkembang dan berkontribusi dalam berbagai sektor industri, mulai dari logistik, pertambangan, konstruksi, hingga kehutanan melalui produk yang tangguh, canggih, dan berkualitas.

Komitmen tersebut juga tercermin dalam layanan purna jual. 

Didukung tim mekanik profesional dan ketersediaan suku cadang lengkap di seluruh cabang, GM Mobil memastikan setiap unit tetap dalam performa terbaik.

Selain itu, perusahaan menghadirkan layanan Remanufacturing Center (Reman Center) untuk menekan waktu henti operasional, meningkatkan efisiensi biaya, serta mempercepat kesiapan unit kembali bekerja.

GM Mobil juga aktif mengembangkan sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan seperti Driver Training, Mechanic Training, dan GMM School yang menyasar generasi muda.

Dengan jaringan yang kuat di seluruh Indonesia, GM Mobil optimistis dapat terus menjadi solusi bagi kebutuhan industri.

Perusahaan meyakini setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan membawa perubahan besar di masa depan.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.