TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi menghadiri sekaligus memberikan dukungan penuh atas pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) periode 2026-2030.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi babak baru bagi perkembangan olahraga rekreasi di wilayah Kutai Timur.
Menurutnya, Kormi memiliki karakteristik yang unik karena berfokus pada aspek rekreasi dan kegembiraan, yang mana hal ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kutai Timur secara menyeluruh.
Perbedaan mendasar antara Kormi dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) juga menjadi sorotan Jimmi.
Jika KONI lebih fokus pada prestasi atlet profesional, Kormi hadir untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang batasan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Baca juga: 75 Pengurus KORMI Kalimantan Timur Dilantik, Siapkan Program Unggulan Kaltim Aktif
"Penekanannya ini pada semua umur, diharapkan bisa mengajak masyarakat untuk bisa dapat berolahraga, tidak terbatas pada usia tertentu. Tapi semua pihak memang secara resmi kita dorong untuk bisa berolahraga supaya segar juga badannya," ujar Jimmi, Jumat (24/4/2026).
Politisi ini juga memberikan catatan khusus kepada 22 orang pengurus baru yang baru saja dilantik.
Ia berharap struktur kepengurusan yang ramping ini justru bisa bekerja lebih lincah dan efektif dalam menyusun program-program yang bersentuhan langsung dengan akar rumput.
Salah satu target besar yang diharapkan adalah ekspansi kepengurusan hingga ke tingkat bawah.
Jimmi mendorong agar geliat olahraga rekreasi tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, tetapi juga mampu menjangkau pelosok-pelosok kecamatan di seluruh Kutai Timur.
"Ya, kita berharap kepengurusan yang baru ini bisa lebih menyentuh masyarakat. Dan ini juga memang ada peluang untuk menggaet atlet-atlet olahraga cabang-cabang nasional dari sini juga bisa diketahui," tambahnya.
Lebih lanjut, Jimmi melihat adanya peluang kolaborasi strategis antara Kormi dan KONI Kutim.
Menurutnya, olahraga rekreasi bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mencintai olahraga, yang nantinya bisa bermuara pada penemuan bakat-bakat atlet yang bisa dibina secara profesional oleh KONI.
Baca juga: Targetkan Satu Persen Warga Kaltim Aktif Bergerak, 75 Pengurus KORMI Resmi Dilantik
Ia meyakini bahwa kesehatan fisik masyarakat adalah modal utama pembangunan daerah. Dengan badan yang bugar dan jiwa yang sehat melalui olahraga rutin, produktivitas masyarakat Kutai Timur diyakini akan meningkat secara signifikan di masa mendatang.
"Peran sertanya bisa saling mendukung dengan KONI untuk bisa lebih memaksimalkan kinerjanya pada kesempatan ini," pungkasnya. (*)