Dampak El Nino di Karanganyar, Petani Bawang Panen Justru Lebih Cepat, Ini Sebabnya
Putradi Pamungkas April 24, 2026 05:16 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Fenomena cuaca El Nino yang biasanya berdampak negatif pada sektor pertanian ternyata membawa keuntungan tersendiri bagi sebagian petani hortikultura di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kondisi cuaca panas dan minim hujan justru mempercepat pertumbuhan tanaman, terutama bawang, sehingga masa panen menjadi lebih singkat.

Meski El Nino membuat petani padi kesulitan akibat cuaca yang tidak menentu, Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Dipertan PP) Karanganyar menyebut ada sisi positif yang dirasakan petani hortikultura.

“Meskipun badai El Nino membuat proses pertanian padi terganggu, namun untuk petani Hortikultura (bawang) malah senang,” kata Plt. Kepala Dinas Pertanian Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, Rabu (22/4/2026).

PETANI BAWANG - Ilustrasi petani, belum lama ini. Fenomena cuaca El Nino yang biasanya berdampak negatif pada sektor pertanian ternyata membawa keuntungan tersendiri bagi sebagian petani hortikultura di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
PETANI BAWANG - Ilustrasi petani, belum lama ini. Fenomena cuaca El Nino yang biasanya berdampak negatif pada sektor pertanian ternyata membawa keuntungan tersendiri bagi sebagian petani hortikultura di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. (TribunSolo.com / Istimewa)

El Nino Jadi Momentum Panen Lebih Cepat untuk Bawang

Menurut Feriana, petani hortikultura di Karanganyar justru diuntungkan dengan kondisi cuaca panas yang terjadi selama El Nino.

Hal ini terutama dirasakan oleh petani bawang yang menjadi salah satu komoditas unggulan di daerah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa suhu panas di dataran tinggi memberikan dampak positif pada proses pembentukan umbi tanaman hortikultura.

“Jika cuaca panas di dataran tinggi itu pengumbiannya besar, sehingga cepat panen, kalau pas kondisi hujan, petani Hortikultura nangis, kalau petani padi sebaliknya,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat pertumbuhan bawang menjadi lebih optimal dan waktu panen lebih cepat dibandingkan saat musim hujan.

Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, Ini Imbauan untuk Petani Karanganyar

Dampak Berbeda El Nino: Padi Terganggu, Hortikultura Diuntungkan

Fenomena El Nino menunjukkan dampak yang tidak seragam di sektor pertanian.

Di satu sisi, petani padi menghadapi tantangan serius akibat perubahan cuaca yang tidak stabil, antara hujan dan kemarau yang sulit diprediksi.

Namun di sisi lain, petani hortikultura seperti bawang justru merasakan keuntungan karena kondisi kering mendukung pertumbuhan tanaman tertentu.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.