TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Sebuah pikap Mitsubishi terbalik saat melintas di Jalan Pantura Batang, tepatnya di Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2026) pagi.
Kecelakaan ini mengakibatkan tiga orang terluka dan harus mendapat perawatan di RS QIM Batang.
Pikap bernomor polisi H 8236 NM itu terbalik setelah menghantam medan jalan di tikungan kawasan tersebut, sekitar pukul 07.45 WIB.
Kasat Lantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Batang Ipda Andika menjelaskan, kecelakaan bermula saat kendaraan pikap melaju dari arah timur menuju barat.
"Sesampainya di lokasi kejadian, yang merupakan jalan menikung ke kanan, pengemudi diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga menabrak median jalan," kata Andika.
Baca juga: Asyik Truk Hino dan Viar Roda 3 Kopdes Merah Putih Sampai di Batang, Dikirim ke 72 Desa
Benturan keras membuat kendaraan terbalik hingga masuk ke jalur berlawanan arah, yakni jalur dari barat menuju timur.
Dari data kepolisian, saat kecelakaan, pikan dikemudikan Ahmad Zaeni (57), warga Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal.
Ia mengalami luka robek pada bagian kening dan hidung, cedera kepala ringan (CKR), serta memar di bagian dada.
"Korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi, dan langsung dilarikan ke RS QIM Batang," ucapnya.
Dua penumpang lain, juga mengalami luka-luka.
Mereka adalah Muradi (45), warga Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, mengalami memar pada dada dan cedera kepala ringan.
Sementara Ahmad Sugeng (45), warga Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, mengalami memar pada kaki kanan.
Keduanya juga menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Baca juga: Perangkat Desa di Batang Bakal Dapat Dana Pensiun, Iuran Per Bulan Disubsidi Pemkab
Andika mengatakan, saat kecelakaan, arus lalu lintas dalam kondisi lancar, cuaca cerah, dan kondisi jalan baik.
Petugas Satlantas Polres Batang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalur Pantura tersebut.
Andika pun mengimbau para pengendara selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur menikung dan tetap menjaga konsentrasi saat berkendara agar kecelakaan serupa tidak terulang. (*)