TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menegaskan momentum kebangkitan koperasi saat melantik Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Pekalongan masa bakti 2026-2030.
Dalam prosesi tersebut, Basir resmi menjabat sebagai Ketua Dekopinda Kota Pekalongan menggantikan Rofiqur Rusdi.
Kegiatan yang digelar di kantor setempat juga dihadiri Walid perwakilan Dekopinwil Jateng, Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya, unsur Forkopimda, serta tokoh koperasi nasional, M Andy Arslan Djunaid.
Baca juga: RSUD Kraton Boyongan Akhir Desember 2026, Pindah ke Wiradesa Pekalongan
Wali Kota yang akrab disapa Aaf menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal untuk mengembalikan kejayaan koperasi di Kota Pekalongan.
Dia meminta pengurus baru mampu menjalankan program kerja secara nyata dan konsisten.
"Kami ingin mengembalikan marwah Kota Pekalongan sebagai Kota Koperasi."
"Koperasi harus kembali menjadi soko guru ekonomi masyarakat," tegasnya, Jumat (24/4/2026).
Menurut Aaf, dari sekira 180 koperasi yang tercatat di Kota Pekalongan, lebih dari 70 persen berada dalam kondisi sehat.
Namun demikian, masih terdapat koperasi bermasalah, terutama terkait pengembalian simpanan anggota menjelang Hari Raya Idulfitri dalam beberapa tahun terakhir.
Dia menegaskan, persoalan tersebut harus segera diselesaikan agar tidak menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pembinaan sekaligus pengawasan.
"Koperasi hadir untuk memperkuat ekonomi masyarakat, bukan justru menyulitkan."
"Yang bermasalah harus segera menuntaskan kewajibannya, sementara yang sehat harus didorong untuk berkembang lebih baik," ujarnya.
Pelantikan pengurus Dekopinda ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan koperasi sekaligus meningkatkan profesionalisme pengelolaan. (*)
Baca juga: Bappenas Kaji Opsi Bendung Gerak dan Kolam Retensi untuk Bremi-Meduri Pekalongan