TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Empat kloter jemaah haji lainnya asal Kota Pekanbaru berangkat ke Embarkasi Batam secara bertahap mulai, Sabtu (25/4/2026) besok.
Para jemaah nantinya berkumpul lebih dulu di Purna MTQ Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.
Jumlah jemaah yang berangkat pada Sabtu besok sebanyak 438 orang jemaah.
Mereka yang masuk dalam Kloter 4 Batam ini berangkat dalam tiga rombongan penerbangan melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Rombongan pertama sebanyak 214 orang jemaah. Mereka berkumpul di Purna MTQ Pekanbaru mulai pukul 05.45 WIB, lalu menuju bandara pukul 07.00 WIB.
Mereka yang masuk rombongan kedua juga berjumlah 214 orang jemaah.
Para jemaah harus berada di Purna MTQ pada pukul 09.20 WIB, lalu menuju bandara pukul 10.35 WIB.
Sedangkan rombongan ketiga hanya berjumlah 10 orang. Mereka harus berada di Purna MTQ Pekanbaru pada pukul 11.15 WIB karena harus menuju bandara pada pukul 11.55 WIB.
"Jadi mekanisme keberangkatan jemaah haji Kloter 4 Batam ini masih sama, hanya saja ada perbedaan jadwal penerbangan hari pertama," ujar Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umroh Pekanbaru, Haryati kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Jemaah Haji Kloter 3 Asal Pekanbaru Tiba di Batam, Jumat ke Tanah Suci
Menurutnya, jadwal penerbangan jemaah haji pada Kloter 4 ini ada perbedaan lima menit dibanding Kloter 3. Ia menyebut bahwa jemaah haji Kloter 3 Batam sudah berangkat pada, Kamis (23/4/2026) kemarin.
Dirinya mengatakan bahwa keberangkatan jemaah haji asal Kota Pekanbaru ke tanah suci pada tahun ini terbagi dalam lima kloter. Ia menjelaskan bahwa kloter selanjutnya yakni Kloter 9, Kloter 10 dan Kloter 18.
Kloter 9 Embarkasi Batam sebanyak 42 orang. Para jemaah ke Embarkasi Batam dari Pekanbaru pada 30 April 2026.
Kemudian lara jemaah yang tergabung dalam Kloter 10 bakal berangkat ke Embarkasi Batam pada 2 Mei 2026. Kloter terakhir adalah jemaah yang tergabung dalam Kloter 18 berangkat ke Embarkasi Batam pada 9 Mei 2026.
"Untuk titik kumpulnya masih sama di Purna MTQ Pekanbaru," jelasnya.
(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)