TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dinas Kesehatan Bengkalis memastikan seluruh jamaah haji (JH) Bengkalis yang akan berangkat sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan rampung melakukan vaksinasi.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Bengkalis Dinas Kesehatan Bengkalis Irawadi, Jumat (24/4/2026) mengatakan vaksinasi yang diberikan ada tiga.
Yakni vaksin meningitis, vaksin Covid 19 dan vaksin polio.
Hasil pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi jelang keberangkatan tersebut, kini tengah diinput ke data istithaah JH dan disinkronisasikan dengan Kemenkes. Nantinya data yang diinput ini dilakukan verifikasi oleh Kemenkes RI.
"Saat ini verifikasi sedang berjalan dengan Kemenkes, menjelang hari keberangkatan rencananya tanggal 30 April 2026 mendatang sudah selesai semua. Sehingga para JH ini bisa betul betul berangkat," tambahnya.
Menurut dia, saat keberangkatan juga petugas Kesehatan akan melakukan pendampingan hingga JH Berangkat di Embarkasi.
Sebelum berangkat para JH juga akan kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di Embarkasi Batam.
"Untuk pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat dilakukan oleh petugas JH yang ada di Embarkasi Batam. Pemeriksaan di sana akan dilakukan secara detail, selain memeriksa kondisi kesehatan petugas di sana juga akan memeriksa admininstrasi JH.
Baca juga: 2 Anggota Dewan Kota Berangkat Haji Tahun Ini, DPRD Pekanbaru Doakan Semua JCH Selamat Pulang Pergi
Baca juga: Jemaah Calon Haji Pelalawan Kumpulkan Koper Mulai 29 April, Berangkat 3 Mei 2026
"Jadi pemeriksaan lebih detail lagi, termasuk hasil pemeriksaan di daerah juga akan dicek kembali di embarkasi Batam secara detail," jelasnya.
Irawadi mengatakan, meskipun dipastikan hasil pemeriksaan kesehatan jamaah haji sudah aman, namun menurut dia beberapa jamaah juga ada yang masuk dalam kelompok resiko tinggi (resti) atau rentan.
Namun sudah dikelompokkan dan akan mendapat pengawasan oleh petugas haji yang mendampingi.
Berdasarkan data Dinkes Bengkalis jumlah Jamaah Haji yang akan berangkat sebanyak 472 orang.
Keberangkatan tergabung Kloter 9 sebanyak 398 orang jamaah, ditambah 2 orang petugas haji daerah (PHD) dan 2 tenaga kesehatan haji indonesia (TKHI).
Dua orang TKHI terdiri dari satu dokter dan satu orang perawat. Sementara dua orang PHD terdiri dari petugas layanan kesehatan dan petugaa pelayanan umum.
Sedangkab delapan orang jamaah lagi akan berangkat pada Kloter 18 mendatang.
( Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)