70 Desa di Jombang Belum Bangun Koperasi Merah Putih, DPRD Dorong Percepatan
Samsul Arifin April 24, 2026 06:35 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang belum berjalan merata.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Jombang memaparkan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang hingga kini masih belum merata di seluruh desa.

Dari total 306 koperasi yang telah terbentuk secara kelembagaan, masih ada puluhan desa yang belum memulai pembangunan fisik.

Sekretaris Dinkop UM Jombang, Gatot Wijaya, menjelaskan bahwa secara administrasi seluruh KDKMP telah terbentuk. Namun, realisasi pembangunan di lapangan menunjukkan capaian yang berbeda-beda.

"Total ada 306 KDKMP. Dari jumlah itu, 120 gerai sudah selesai 100 persen, kemudian 116 desa masih dalam proses pembangunan, dan 70 desa belum memulai pembangunan fisik," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com pada Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, perbedaan progres tersebut dipengaruhi berbagai faktor di masing-masing desa, mulai dari kesiapan lahan hingga kemampuan pelaksanaan pembangunan.

Baca juga: Kejari Jombang Tahan 3 Tersangka Kasus KUR Fiktif, Buka Peluang Tersangka Baru

Hambatan di Lapangan

Menanggapi hal itu, DPRD Kabupaten Jombang mendorong pemerintah daerah agar mempercepat realisasi program tersebut.

Wakil Ketua DPRD Jombang, Octadella Bilytha Permatasari, menilai keterlibatan aktif pemkab menjadi kunci untuk mengatasi hambatan yang terjadi di lapangan.

Ia menegaskan pentingnya langkah kolaboratif antara pemerintah daerah dan pemerintah desa agar pembangunan KDKMP bisa segera tuntas.

"Kami mendorong pemkab untuk turun langsung bersama desa-desa agar percepatan pembangunan KDKMP bisa segera terwujud," kata politikus Partai Gerindra Jombang ini saat dikonfirmasi terpisah.

Baca juga: Kejaksaan Telusuri Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Dugaan Kredit Fiktif KUR di Jombang

Dukung Ketahanan Pangan

Selain itu, ia menilai program KDKMP memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

"Program ini bagus guna mendorong ketersediaan pangan dan penyediaan pangan secara murah," ungkapnya.

DPRD juga menekankan perlunya sinergi lintas pihak agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.

"Sinergi lintas pihak bagi kami sangat penting, tujuannya agar pembangunan bisa tercapai secara optimal dan merata," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.