SURYA.co.id - Persebaya Surabaya baru saja meraih kemenangan penting atas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026).
Hasil 0-2 ini mengakhiri tren negatif sekaligus mendekatkan Bajol Ijo ke lima besar klasemen Super League 2025/2026. Kini, fokus tim beralih ke laga berikutnya yang sarat gengsi menghadapi Arema FC.
Persebaya akan melakoni laga tandang menghadapi Arema FC pada Selasa (28/4/2026). Pertandingan ini menjadi salah satu duel klasik yang selalu menyedot perhatian publik sepak bola nasional.
Laga melawan Arema FC diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi klasemen.
Arema saat ini berada di papan tengah dengan 38 poin, sementara Persebaya menempel ketat di posisi keenam dengan 45 poin.
Kemenangan atas Malut United menjadi modal berharga. Gol Milos Raickovic dan Francisco Rivera menunjukkan efektivitas serangan Persebaya meski Malut United unggul penguasaan bola.
Baca juga: Klasemen Persebaya Surabaya Usai Kalahkan Malut United 2-0, Bajol Ijo Dekati Lima Besar
Tavares berharap momentum kemenangan bisa berlanjut. Ia menekankan pentingnya fokus dan disiplin agar tidak mengulangi kesalahan kecil seperti saat melawan Persija dan Madura United.
Atmosfer laga melawan Arema dipastikan penuh tekanan. Rivalitas panjang kedua tim membuat pertandingan ini selalu berjalan dengan intensitas tinggi.
Persebaya harus memanfaatkan peluang sekecil apa pun. Efektivitas menjadi kunci agar mereka bisa mencuri poin di kandang lawan.
Kemenangan atas Malut United menjadi titik balik bagi Persebaya. Setelah dua kekalahan beruntun, tim akhirnya kembali ke jalur kemenangan.
Milos Raickovic tampil gemilang dengan mencetak gol perdana musim ini. Ia juga dinobatkan sebagai man of the match berkat kontribusi di lini tengah.
Francisco Rivera kembali menunjukkan peran pentingnya. Gol tandukan pada menit ke-90+1 memastikan kemenangan sekaligus menegaskan kualitasnya sebagai kapten tim.
Bernardo Tavares mengakui laga melawan Malut United tidak mudah. “Kami sudah tahu ini akan menjadi laga sulit. Malut adalah tim dengan kualitas individu bagus. Kami harus bekerja keras sepanjang pertandingan,” katanya.
Baca juga: Persebaya Surabaya Tumbangkan Malut United 0-2, Bernardo Tavares Bongkar Strategi Jitu
Statistik menunjukkan Malut United unggul penguasaan bola 53 persen dengan tujuh peluang. Namun, Persebaya tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan.
Kiper Andhika Ramadhani juga berperan besar. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang menjaga gawang tetap aman.
Kemenangan ini membuat Persebaya mengoleksi 45 poin, hanya terpaut satu poin dari Malut United di posisi kelima. Persaingan papan atas semakin ketat.
Tavares menekankan bahwa tim harus terus bekerja keras. “Kami perlu terus berusaha meraih lebih banyak poin dan berada di puncak klasemen,” ujarnya.
Ujian berikutnya melawan Arema akan menjadi pembuktian konsistensi. Persebaya dituntut menjaga momentum agar tidak kembali terpuruk.
Dengan kondisi skuad yang mulai bangkit, Persebaya optimistis menghadapi laga berikutnya. Dukungan penuh Bonek menjadi energi tambahan untuk tim.