TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Persijap Jepara berhasil mengamankan tiga poin dari laga kontra PSBS Biak di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jumat (24/4/2026).
Kendati bermain tanpa penonton, Persijap menunjukkan keganasannya terhadap tim tamu.
Pertandingan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 itu berakhir dengan skor 2-0.
Hasil ini membawa Laskar Kalinyamat naik satu peringkat ke posisi 13 klasemen sementara.
Dengan koleksi 31 poin, Persijap menggusur PSM Makassar yang turun ke peringkat ke-14 dengan jumlah poin yang sama.
Sementara, bagi PSBS Biak, kekalahan ini membuat mereka makin sulit lepas dari zona degradasi.
PSBS Biak masih tertahan di peringkat ke-18, sebagai juru kunci klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan 18 poin.
Dua gol Persijap Jepara ke gawang PSBS Biak dicetak di babak pertama dan babak kedua.
Gol pertama dicetak Borja Herrera pada menit ke-20.
Sepak pojok Borja Martinez memicu kemelut di depan gawang PSBS Biak.
Baca juga: Persijap Waspada Jadi Pelampiasan: 11 Laga Tanpa Menang, PSBS Biak Usung Misi Bangkit di Jepara
Bola liar yang diterima Borja Herrera langsung dieksekusi lewat tendangan keras ke arah gawang PSBS dan berbuah gol.
Skor 1-0 untuk keunggulan Persijap Jepara bertahan hingga turun minum.
Persijap tak mau berpuas diri, Carlos Franca berhasil menggandakan skor menjadi 2-0 pada menit ke-67.
Serangan balik cepat yang dibangun Persijap berujung dengan umpan Borja Herrera kepada Iker Guarrotxena.
Striker Persijap itu langsung meneruskan bola kepada Carlos Franca yang berlari dari tengah lapangan.
Melalui akselerasi memukau, Franca melewati tiga pemain sekaligus dan berhasil menceploskan bola ke gawang PSBS Biak.
Skor berubah menjadi 2-0.
Tim tamu PSBS Biak pada dasarnya bermain bukan tanpa peluang.
Anak asuh Marian Mihail tersebut mendapatkan peluang emas lewat titik penalti pada menit ke-27.
Sayang, Claudio Lucas Morais Ferreira Dos Santos yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugas.
Bola tendangannya membentur tiang gawang Persijap yang dijaga Moch Sendri Johansah.
Di penghujung pertandingan, PSBS Biak kembali mendapatkan peluang lewat tembakan keras striker Mohcine Hassan Nader.
Sayang, tendangannya masih bisa ditepis kiper Persijap Jepara.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Pelatih Persijap Jepara, Mario Licinio Guerreiro Lemos mengatakan, pertandingan ini sangatlah sulit setelah timnya menjalani pertandingan yang melelahkan melawan Semen Padang.
Kata dia, PSBS Biak menunjukkan kemampuan terbaik dan bertekad tak mau kalah kendati berada di papan bawah.
Dengan kemenangan ini, Mario Lemos tidak mau jumawa karena Persijap Jepara pada dasarnya masih membutuhkan poin demi poin agar terhindar dari zona merah.
"Meski kami masih belum aman, tiga poin ini sangat penting," terangnya.
Baca juga: Kado Double Anniversary: Persijap Jepara Bungkam Bhayangkara FC 2-1 di Gelora Bumi Kartini
Di sisa lima pertandingan, Mario Lemos tidak akan mengendurkan semangat juang tim untuk mendapatkan hasil maksimal.
Dia fokus pada setiap pertandingan untuk mendapatkan poin, baik bermain di kandang maupun tandang.
Setelah pertandingan ini, Mario Lemos langsung bersiap memimpin tim melawan Dewa United pada 29 April mendatang.
"Kami fokus ke Dewa United. Selalu fokus pertandingan demi pertandingan."
"Dewa United adalah tim yang bagus."
"Kami lalui 8 pertandingan tanpa kekalahan. Dan besok (29 April), bagaimana kami siapkan tim yang bagus untuk mendapatkan poin di kandang Dewa United," kata dia.
Pemain Persijap, Rahmat Hidayat, bersyukur timnya kembali mendapatkan hasil maksimal dengan kemenangan.
Bagi dia, capaian positif ini berkat kerja keras semua pemain di atas lapangan sehingga bisa mendapatkan kemenangan.
"Bersyukur mendapatkan hasil positif hari ini bermain maksimal, komunikasi paling penting," ujar dia. (*)