TRIBUNWOW.COM - Berikut update hitung-hitungan juara Super League (dulu Liga 1,-red) 2025/2026 setelah Persib Bandung remis lawan Arema FC.
Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung memetik hasil minor ketika menjamu Arema FC pada pekan 29 Super League 2025/2026.
Persib Bandung harus puas bermain imbang kontra Arema FC dengan skor 0-0 dalam pertandingan yang dihelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 24 April 2026 tersebut.
Pangeran Biru sejatinya unggul dalam segala aspek atas Arema FC.
Anak asuh Bojan Hodak menciptakan sederet peluang dan menguasai pengusaan bola atas Arema FC.
Namun, tak ada satu pun yang membuahkan gol.
Baca juga: Evaluasi Bobotoh setelah Persib Bandung Imbang Lawan Arema FC, Sosok Rp 6,95 M Kena Kritik Tajam
Hasil imbang tersebut membuat kans Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026 sedikit tersendat.
Persib Bandung memang masih unggul tiga poin atas Borneo FC yang ada di peringkat dua klasemen.
Selain itu, Persib Bandung juga unggul tujuh poin atas Persija Jakarta yang menempati peringkat tiga klasemen dan memiliki peluang juara Super League 2025/2026.
Namun, Borneo FC belum memainkan laga di pekan 29.
Borneo FC akan bertemu dengan Semen Padang dalam pekan 29 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, besok, Sabtu, 25 April 2026 pukul 19.00 WIB.
Di atas kertas, Borneo FC seharusnya bisa menang atas Semen Padang.
Apalagi performa Semen Padang tengah akhir-akhir ini.
Apabila berhasil melibas Semen Padang, Borneo FC akan mengoleksi poin yang sama dengan Persib Bandung, yakni 66 poin.
Namun Borneo FC dipastikan tetap berada di peringkat dua.
Baca juga: Hasil Akhir Persib Bandung Vs Arema: Lucas Frigeri Mimpi Buruk Maung, Buat Gagal Menang di Kandang
Mengingat, secara head to head di musim ini, Borneo FC kalah dari Persib Bandung.
Borneo FC dan Persib Bandung sudah berjumpa sebanyak dua kali di musim ini.
Hasilnya, Borneo FC menelan satu kekalahan dan satu kali bermain imbang kontra Maung Bandung.
Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta masih menyisakan beberapa laga.
Ketiga tim tersebut harus berlomba-lomba menyapu bersih semua laga sisa dengan kemenangan jika mau memenangkan trofi Super League 2025/2026.
Menariknya, Persib Bandung dan Persija Jakarta akan bertemu di pekan 32.
Selain Persija Jakarta, Persib Bandung akan berhadapan dengan tim kuat lainnya, yakni Bhayangkara FC pada pekan 29.
Jika tergelincir, maka siap-siap tersingkir dari perburuan trofi.
Babak 1
Lucas Frigeri membuat penyelamatan penting dengan menepis tendangan keras Andrew Jung yang dilesatkan dari luar kotak penalti Arema FC pada menit ke-5.
Persib Bandung melancarakan serangan berbahaya pada menit ke-8.
Berguinho mengirim umpan cut back ke Uilliam Barros yang punya ruang terbuka di muka gawang tetapi bola berhasil dibuang Hansamu Yama.
Pada menit ke-10, Luciano Guaycochea menanduk bola ke gawang Arema FC setelah menerima umpan dari Berguinho tetapi bola terlalu pelan sehingga berhasil diselamatkan Lucas Frigeri.
Marc Klok punya kesempatan emas di dalam kotak penalti Arema FC untuk mencetak gol saat laga memasuki menit ke-12.
Sayang, tendangan Marc Klok pada saat itu terlampau keras dan melambung tipis di atas mistar gawang Arema FC.
Pada menit ke-14, Fitrah Maulana melakukan penyelatan penting dengan menepis bola atas Arema FC.
Luciano Guaycochea melesatkan tendangan keras dari dekat luar kotak penalti Arema FC di menit ke-20 tetapi berhasil ditangkap Lucas Frigeri.
Gustavo Franca memiliki peluang emas buat menjebol gawang Persib Bandung lewat serangan balik setelah Eliano Reijnders melakukan kesalahan di menit ke-24.
Setelah sampai di dekat luar kotak penalti Persib Bandung, Gustavo Franca melesatkan tendangan keras tetapi bola melambung terlalu tinggi dari atas mistar gawang.
Berguinho melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti Arema FC pada menit ke-29 tetapi di-block oleh Betinho.
Luciano Guaycochea kembali mendapat peluang emas di laga ini.
Pada menit ke-33, ia memiliki ruang terbuka di dalam kotak penalti Arema FC setelah menerima umpan dari rekannya.
Sayang, tendangan Luciano terlalu keras dan melambung tipis di atas mistar gawang Arema FC.
Uilliam Barros membuang peluang emas dari second ball setelah Lucas Frigeri gagal menepis dengan sempurna tendangan Berguinho pada menit ke-39.
Selang semenit kemudian, Barros lagi-lagi mendapat peluang di muka gawang Arema FC setelah mendapat umpan dari rekannya.
Namun tendangannya membentur pemain Arema FC yang dengan cepat menghentikannya.
Babak 2
Memasuki awal babak kedua, Arema FC langsung bermain menyerang, demikian pula Persib Bandung.
Menit 45', Persib Bandung mendapat peluang lewat Thom Haye, namun tendangannya masih melambung tinggi di atas gawang.
Menit 46', Persib Bandung mendapat tendangan bebas, tapi bisa dihalau.
Menit 53', Arema FC ganti menekan lewat sepak pojok.
Tendangan diambil Gustavo Franca, langsung diangkat ke depan gawang, namun bisa dihalau.
Bola dikuasai Persib Bandung, yang langsung balik menyerang.
Akan tetapi Persib Bandung masih kesulitan menembus ketatnya pertahanan Arema FC.
Menit 61', Persib Bandung mendapat sepak pojok.
Bola diambil Thom Haye, dan langsung diangkat ke depan gawang, namun bisa dihalau, dan kembali tendangan sudut untuk Maung Bandung.
Kali ini bola diberikan cepat, namun lagi-lagi bisa disapu.
Tendangan sudut ketiga untuk Persub Bandung, bola umpan berbuah kemelut di depan gawang.
Menit 63', Persib Bandung akhirnya menjebol gawang Arema FC.
Namun hakim garis menilai Berguinho offside, hingga gol dianulir.
Sementara itu, wasit tampak berkomunikasi dengan ruang VAR, hasilnya offside.
Menit 66', Persib Bandung mendapat tendangan bebas, namun bisa dibendung.
Menit 72', Arema FC menekan, tapi juga masih sulit menembus lini belakang Persib Bandung.
Menit 73', Beckham Putra melepaskan tendangan jarak jauh yang nyaris membahayakan Arema FC.
Namun, bola masih tipis di samping gawang.
Menit 74', Persib Bandung kembali mendapat tendangan sudut.
Bola diambil Berguinho, namun bisa dihalau.
Menit 77', Berguinho melakukan tendangan memutar di kotak penalti, namun sayang bola bisa ditangkap kiper.
Menit 79', Persib Bandung mendapat sepak pojok, tapi bisa ditepis Lucas Frigeri.
Tendangan sudut kembali didapat Persib Bandung dari sisi berbeda, tapi bisa dihalau.
Sempat ada pelanggaran terhadap Federico Barba di mana jerseynya ditarik Julian Guevara di kotak penalti, tapi wasit terus melanjutkan permainan.
Menit 87', Persib Bandung mendapat tendangan sudut.
Kali ini bola diambil Marc Klok, dan langsung dioper ke depan, namun benturan Sergio Castel dan Lucas Frigeri membuat wasit meniup peluit.
Sementara itu, wasit memberikan tambahan 11 menit dari waktu normal.
Menit 94', Persib Bandung mendapat peluang emas, namun sayang sundulan Sergio Castel masih melambung.
Menit 95', peluang emas kembali didapat Persib Bandung, kali ini lewat Beckham Putra.
Akan tetapi tendangannya bisa ditepis kiper.
Menit 96', Lucas Frigeri kembali melakukan saves gemilang, ketika sudah 1 lawan 1 dengan Julio Cesar.
Sepak pojok untuk Persib Bandung, tapi bisa disapu.
Menit 100', Persib Bandung masih menekan di detik-detik terakhir.
Wasit pun meniup peluit akhir pertandingan, skor 0-0.
Persib Bandung
Starter: Fitrah Maulana, Eliano Reijnders, Federico Barba, Frans Putros, Patricio Matricardi, Luciano Guaycochea, Marc Klok (C), Thom Haye, Andrew Jung, Berguinho, dan Uilliam Barros
Cadangan: I Made Wirawan, Achmad Jufriyanto, Dedi Kusnandar, Teja Paku Alam, Adam Alis, Robi Darwis, Julio Cesar, Dion Markx, Sergio Castel, Saddil Ramdani, Beckham Putra, Alfeandra Dewangga
Pelatih: Bojan Hodak.
Arema FC
Starter: Lucas Frigeri, Hansamu Yama, Rio Fahmi, Johan Alfarizie (C), Julian Guevara, Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Matheus Blade, Betinho, Gabriel Silva alias Gabi, dan Joel Vinicius
Cadangan: Dendy Santoso, Leo Guntara, Dedik Setiawan, Bayu Setiawan, Andrian Casvari, Dalberto, Anwar Rifai, Salim Akbar Tuharea, Iksan Lestaluhu, Valdeci Moreira, Jayus Hariono, dan Dwiki Mardiyanto
Pelatih: Marcos Santos.
Perangkat Pertandingan
Wasit Utama: Candra
Asisten Wasit 1: Frengki Fredrianto
Asisten Wasit 2: Galuh Jamal Panuntun
VAR: Aprisman Aranda
AVAR: Beni Andriko
(TribunWow.com/Yonatan Krisna/Lailatun Niqmah)