Netanyahu Diam-Diam Didiagnosis Kanker Prostat, Kini Sudah Jalani Operasi
Suci BangunDS April 24, 2026 10:38 PM


TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (76), mengumumkan dirinya didiagnosis kanker prostat namun kini sudah pulih setelah menjalani operasi.

Mengutip The Independent, Netanyahu mengumumkan pada Jumat (24/4/2026) bahwa dokter menemukan tumor ganas stadium awal saat pemeriksaan rutin, setelah ia menjalani operasi pembesaran prostat jinak pada akhir 2024 lalu.

Ia mengatakan, perawatan yang dilakukan di Pusat Medis Hadassah berhasil mengatasi kondisi tersebut tanpa meninggalkan jejak.

Netanyahu menunda rilis catatan medis tahunannya untuk menghindari kekhawatiran publik di tengah konflik.

Dengan konflik terhadap Iran yang kini memasuki gencatan senjata tanpa batas waktu, ia menyatakan telah pulih dan berada dalam kondisi baik.

“Satu setengah tahun yang lalu, saya menjalani operasi yang sukses untuk pembesaran prostat jinak, dan sejak itu saya berada di bawah pengawasan medis rutin,” tulis Netanyahu di media sosial.

“Dalam pemeriksaan terakhir, ditemukan bintik kecil kurang dari satu sentimeter di prostat.”

“Setelah diperiksa, ternyata itu merupakan tumor ganas stadium awal, tanpa penyebaran atau metastasis.”

Ia mengatakan bahwa dirinya diberi pilihan untuk menjalani perawatan atau hidup dengan kondisi tersebut.

“Anda sudah mengenal saya. Ketika saya mendapat informasi tentang potensi bahaya, saya memilih segera menanganinya,” ujarnya.

“Ini berlaku di tingkat nasional maupun pribadi. Itulah yang saya lakukan.”

Baca juga: Bush, Obama, Biden Tolak Rencana Perang Melawan Iran dari Netanyahu, Hanya Trump yang Setuju

Laporan kesehatan tahunan bertanggal 20 April 2026 menyebutkan bahwa Netanyahu pertama kali menjalani operasi pada 29 Desember 2024 untuk mengobati hiperplasia prostat jinak.

Prosedur tersebut dilaporkan berhasil tanpa komplikasi.

Pemeriksaan lanjutan kemudian menemukan lesi mencurigakan di prostat.

Tes diagnostik selanjutnya mengonfirmasi kanker prostat stadium awal tanpa bukti penyebaran.

Profesor Aharon Popovzer, yang memimpin terapi radiasi Netanyahu, menyatakan bahwa tim medis menemukan massa berukuran 0,9 sentimeter yang merupakan adenokarsinoma prostat.

Netanyahu menjalani pemeriksaan komprehensif, dan kanker tersebut terdeteksi pada tahap sangat awal.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa pengobatan berhasil sepenuhnya, dengan lesi yang telah hilang berdasarkan pemeriksaan lanjutan.

Apa Itu Kanker Prostat?

Mengutip Mayo Clinic, kanker prostat adalah pertumbuhan sel abnormal yang dimulai di prostat.

Prostat merupakan kelenjar kecil yang berperan dalam menghasilkan cairan yang menjadi bagian dari air mani.

Letaknya berada tepat di bawah kandung kemih dan merupakan bagian dari sistem reproduksi pria.

Kanker prostat termasuk salah satu jenis kanker yang paling umum.

Penyakit ini sering ditemukan pada stadium awal dan cenderung tumbuh secara lambat.

Sebagian besar penderita kanker prostat memiliki peluang besar untuk sembuh, terutama jika terdeteksi sejak dini.

Pasien dengan kanker prostat stadium awal umumnya memiliki berbagai pilihan pengobatan, seperti pembedahan, terapi radiasi, atau pemantauan aktif untuk melihat perkembangan kanker.

Jika kanker berkembang di luar prostat atau menyebar ke bagian tubuh lain, pilihan pengobatan tetap tersedia, meskipun kondisi tersebut menjadi lebih sulit disembuhkan.

Namun, meski tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, pengobatan masih dapat memperlambat pertumbuhan kanker dan membantu pasien hidup lebih lama.

Gejala

Kanker prostat sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Sebagian besar kasus ditemukan saat kanker masih terbatas di prostat.

Jika gejala muncul, tanda kanker prostat stadium awal dapat meliputi:

  • Darah dalam urine, yang membuat warna urine menjadi merah muda, merah, atau seperti cola
  • Darah dalam air mani
  • Sering buang air kecil
  • Kesulitan memulai buang air kecil
  • Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil

Jika kanker telah menyebar (metastatik), gejala tambahan dapat muncul.

Kondisi ini juga dikenal sebagai kanker prostat stadium lanjut atau stadium 4.

Gejala kanker prostat lanjut meliputi:

  • Kebocoran urine yang tidak disengaja
  • Nyeri punggung
  • Nyeri tulang
  • Disfungsi ereksi
  • Kelelahan ekstrem
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Kelemahan pada lengan atau kaki

Jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.