Hasil Akhir Voli Grand Final Proliga 2026 Leg I: LavAni Tundukkan Bhayangkara Presisi 3-1
Muhammad Nursina Rasyidin April 24, 2026 11:36 PM

TRIBUNNEWS.COM - Hasil voli grand final Proliga 2026 sektor putra leg pertama dimenangkan Jakarta LavAni Livin Transmedia atas Jakarta Bhayangkara Presisi, Jumat (24/4/2026).

Bertempat di GOR Amongrogo, Yogyakarta, LavAni menang atas Bhayangakara Presisi dengan skor 3-1 (25-22, 22-25, 25-16, 25-17).

LavAni tampil solid di segala lini. Pemain andalan mereka seperti Taylor Lee Sander dan Hendra Kurniawan mampu konsisten hingga akhir pertandingan.

Sementara itu, Bhayangkara Presisi yang mengandalkan Bardia Saadat hingg Yuda Mardiansyah Putra gagal konsisten dan justru mengalami penurunan performa di akhir set ketiga.

Kemenangan atas Bhayangkara Presisi membuat LavAni berada di atas angin.

Apabila LavAni kembali meraih kemenangan atas Bhayangkara Presisi di leg kedua, Boy Arnez dkk otomatis keluar sebagai juara Proliga 2026.

Namun jika Bhayangkara Presisi mampu comeback dengan meraih kemenangan di leg kedua, maka pertandingan grand final Proliga 2026 akan berlanjut ke leg ketiga untuk menentukan juaranya.

LAVANI PROLIGA 2026 - Selebrasi para pemain Jakarta LavAni Livin Transmedia seusai berhasil mengalahkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor 3-1 (25-19, 22-25, 31-29, 25-20) bertempat di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (22/1/2026).
LAVANI PROLIGA 2026 - Selebrasi para pemain Jakarta LavAni Livin Transmedia seusai berhasil mengalahkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor 3-1 (25-19, 22-25, 31-29, 25-20) bertempat di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (22/1/2026). Hasil gfinal Proliga 2026 putra leg pertama dimenangkan LavAni atas Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1, Jumat (24/4/2026). (Laman Resmi Proliga)

Baca juga: Hasil Final Proliga 2026 Putri: Megawati 11 Poin, Farhan Halim Tonton JPE Gilas Gresik Phonska 3-1

Jalannya Pertandingan

Set pertama diawali dari kubu LavAni lewat Dio yang berposisi sebagai setter.

Service dari Dio dengan mudah diterima pemain Bhayangkara Presisi hingga akhirnya sukses disambar Ahmad Gumilar.

Tip ball dari Ahmad Gumilar atau yang akrab disapa Deden membuka keunggulan untuk Bhayangkara Presisi.

Tidak berselang lama, LavAni langsung menyamakan kedudukan 1-1 lewat quick dari Malizi.

Aksi balas poin diperlihatkan kedua tim di awal set pertama.

Bhayangkara Presisi dengan servisnya yang menekan akhirnya mampu unggul 6-8 di technical time out pertama set pertama.

Keunggulan Bhayangkara Presisi tidak bertahan lama, LavAni bisa mengejar hingga mampu menyamakan kedudukan 11-11.

Kekuatan tim sama kuat, baik Bhayangkara Presisi maupu LavAni sama-sama menampilkan perlawanan sengit untuk bisa menghasilkan poin.

Service dari Bhayangkara Presisi yang terlalu memanjang membuat LavAni memimpin 16-15 di technical time out kedua set pertama.

LavAni tampil solid di akhir set pertama dengan poin block mereka hingga menang dengan skor 25-22.

Lanjut ke set kedua, laga berjalan lebih nyaman bagi Bhayangkara Presisi.

Bardia Saadat benar-benar menjadi pembeda bagi skuad Bhayangkara Presisi.

Beberapa kali, servicenya yang menukik gagal diantisipasi para pemain LavAni.

Bhayangkara Presisi tampil dominan dalam menyerang hingga akhirnya mampu memperpanjang napas setelah menutup set kedua dengan kemenangan 22-25.

Di set ketiga, Bhayangkara Presisi langsung tampil menekan dengan raihan tiga poin beruntun.

Namun, dominasi Bhayangkara Presisi mampu dihentikan LavAni.

Aksi kejar-kejaran poin diperlihatkan kedua tim.

Di penghujuang akhir set ketiga, Bhayangkara Presisi justru sering eror dalam hal received alias penerimaan bola pertama.

LavAni kembali menyala dan merebut kemenangan di set ketiga dengan skor 25-16.

Penurunan performa diperlihatkan para pemain Bhayangkara Presisi di set keempat.

Block dari Daffa Naufal Mauluddani menjadi akhir set keempat. LavAni menang atas Bhayangkara Presisi dengan skor 25-17.

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.