TRIBUNKALTIM.CO - Jadwal siaran langsung Borneo FC vs Semen Padang, pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Laga Borneo FC vs Semen Padang, di pekan ke-29 Super League, digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/4/2026), pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim dengan kepentingan berbeda: tuan rumah memburu posisi teratas klasemen, sementara tim tamu berjuang keluar dari zona degradasi.
Keduanya saat ini sama-sama berada di posisi kedua, Borneo FC di peringkat kedua teratas, sedangkan Semen Padang peringkat kedua terbawah.
Borneo FC saat ini berada di papan atas, bahkan menempati posisi kedua klasemen sementara, dengan torehan 63 poin, atau hanya berjarak 2 poin dari Persib Bandung di puncak klasemen.
Sedangkan Semen Padang masih tertahan di papan bawah, peringkat ke-17, dengan 20 poin.
Perbedaan posisi ini menggambarkan kontras performa kedua tim sepanjang musim, namun bukan berarti laga akan berjalan mudah bagi tuan rumah.
Borneo FC datang dengan tren positif.
Baca juga: Jadwal BRI Super League 2025/26 Pekan-29: Cek Kapan Borneo FC, Persib Bandung dan Persija Main Lagi
Dalam lima pertandingan terakhir, Pesut Etam mencatat beberapa kemenangan di kandang PSM Makassar 1-2, termasuk kemenangan besar 5-1 atas Persebaya Surabaya dan PSBS Biak Numfor.
Selain itu, mereka juga sukses mencuri poin di laga tandang, seperti kemenangan 3-1 atas Madura United.
Sebaliknya, Semen Padang justru menunjukkan inkonsistensi.
Dari lima laga terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan, sekali imbang, dan tiga kekalahan.
Produktivitas gol pun menjadi masalah, dengan rata-rata hanya mencetak 0,6 gol per pertandingan dalam periode tersebut.
Baca juga: Tempat Menonton Dewa United vs Persib Bandung 20 April 2026, Laga Krusial Jaga Jarak dari Borneo FC
Kondisi ini membuat Borneo FC jelas lebih diunggulkan, terlebih mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri di Segiri.
9 November 2025: Semen Padang 0-2 Borneo FC
14 Januari 2025: Borneo FC 1-3 Semen Padang
12 Agustus 2024: Semen Padang 1-3 Borneo FC
17 Desember 2019: Semen Padang 1-1 Borneo FC
24 Agustus 2019: Borneo FC 1-0 Semen Padang
31 Agustus 2017: Semen Padang 1-1 Borneo FC
Baca juga: Dewa United vs Persib: Bojan Hodak Singgung Borneo FC, Sebut Pesut Etam dalam Tekanan
Secara keseluruhan, Borneo FC sedikit lebih unggul dalam rekor pertemuan.
Dari total pertemuan sejak 2015, mereka mengoleksi lima kemenangan, sementara Semen Padang meraih empat kemenangan dan tiga laga berakhir imbang.
Kelebihan:
Borneo FC memiliki lini serang yang sangat produktif.
Baca juga: Borneo FC Target Sapu Bersih 6 Laga Sisa, Kejar Juara dan Tekan Persib
Dalam beberapa laga terakhir, mereka mampu mencetak banyak gol, bahkan mencatat kemenangan besar.
Selain itu, konsistensi permainan menjadi kekuatan utama, terutama saat bermain di kandang.
Dukungan publik Segiri juga menjadi faktor tambahan yang kerap meningkatkan performa tim.
Selain itu, organisasi permainan Borneo FC cukup solid.
Mereka mampu menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan, terbukti dari catatan kebobolan yang relatif rendah dalam beberapa laga terakhir.
Baca juga: Borneo FC vs Semen Padang, Dandri Dauri: Tak Ada Alasan Suporter Tak Datang ke Segiri
Kekurangan:
Meski tampil impresif, Borneo FC terkadang masih kehilangan fokus dalam situasi tertentu.
Hal ini terlihat dari beberapa hasil imbang yang seharusnya bisa dimenangkan, seperti saat menghadapi Persib Bandung.
Selain itu, tekanan sebagai tim papan atas bisa menjadi beban tersendiri, terutama saat menghadapi tim yang bermain tanpa beban seperti Semen Padang.
Kelebihan:
Semen Padang memiliki semangat juang tinggi, terutama saat menghadapi tim besar.
Baca juga: Borneo FC Target Sapu Bersih 6 Laga Sisa, Kejar Juara dan Tekan Persib
Mereka juga pernah menunjukkan kemampuan mengejutkan, seperti kemenangan 3-1 atas Borneo FC pada awal 2025.
Selain itu, beberapa pemain sayap seperti Kasim Botan bisa menjadi pembeda lewat kecepatan dan kemampuan individu.
Kekurangan:
Masalah utama Semen Padang adalah konsistensi.
Mereka kerap kesulitan mencetak gol dan juga rentan kebobolan. Rata-rata gol yang rendah menunjukkan kurang tajamnya lini depan.
Selain itu, lini pertahanan sering kali tidak solid, terutama saat menghadapi tekanan bertubi-tubi dari tim dengan intensitas tinggi seperti Borneo FC.
Borneo FC diprediksi akan tampil dominan dengan penguasaan bola tinggi dan tekanan sejak awal.
Mereka kemungkinan mengandalkan serangan cepat dari sisi sayap serta kombinasi umpan pendek di sepertiga akhir lapangan.
Di sisi lain, Semen Padang kemungkinan akan bermain lebih defensif dengan mengandalkan serangan balik. Skema ini bisa efektif jika mereka mampu memanfaatkan celah di lini belakang Borneo FC.
Melihat performa, kualitas skuad, serta keuntungan bermain di kandang, Borneo FC lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Namun, Semen Padang tetap berpotensi memberikan kejutan.
Borneo FC 2-0 Semen Padang


















(*)