SURYA.CO.ID - Lagu Sajadah Merah belakangan ini kembali populer di berbagai platform media sosial, terutama dalam versi sholawat.
Versi ini banyak disukai karena menggabungkan melodi syahdu dengan untaian pujian kepada Baginda Nabi Muhammad SAW yang diambil dari Sholawat Burdah.
Berikut lirik Sajadah Merah versi sholawat, lengkap mulai dari tulisan Arab, latin, hingga terjemahannya.
Lirik ini bukan sekadar nyanyian, melainkan bentuk ekspresi kerinduan seorang hamba kepada Rasulullah SAW.
Penggalan doa "Maulaya sholli wa sallim daiman abada" merupakan bagian dari Qashidah Burdah karya Imam Al-Bushiri yang berisi doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat kepada kekasih-Nya, sebaik-baik makhluk.
Baca juga: Lirik Sholawat Burdah, Lengkap dengan Teks Arab Latin dan Artinya Sampai Pasal 10
Berikut adalah lirik Sajadah Merah versi sholawat selengkapnya:
مَوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا أَبَدًا
Maulāyā ṣalli wa sallim dā’iman abadan
Wahai Tuhanku, limpahkanlah shalawat dan salam selamanya
عَلَى حَبِيبِكَ خَيْرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ
‘Alā ḥabībika khayril khalqi kullihimi
Kepada kekasih-Mu, sebaik-baik seluruh makhluk
هُوَ الْحَبِيبُ الَّذِي تُرْجَى شَفَاعَتُهُ
Huwal ḥabībulladzī turjā syafā‘atuhu
Dialah kekasih yang diharapkan syafaatnya
لِكُلِّ هَوْلٍ مِنَ الْأَهْوَالِ مُقْتَحِمِ
Likulli hawlin minal ahwāli muqtahimi
Dalam setiap kesulitan dan kedahsyatan yang menerpa
يَا رَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَقَاصِدَنَا
Yā rabbī bil muṣṭafā balligh maqāṣidanā
Wahai Tuhan kami, dengan perantara Al-Musthafa, sampaikanlah hajat kami
وَاغْفِرْ لَنَا مَا مَضَى يَا وَاسِعَ الْكَرَمِ
Waghfir lanā mā maḍā yā wāsi‘al karami
Dan ampunilah dosa kami yang telah lalu, wahai Yang Maha Luas karunia-Nya
(Diulang)
Merindu kini aku sedang merindu
Dalam hatiku inginku menjumpaimu
Memang tak pantas diriku menjumpaimu
Tapi dalam doaku hadirkan kerinduanku
Kepada engkau oh Nabi Muhammad
Wahai cahaya penuntun umat
مَوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا أَبَدًا
Maulāyā ṣalli wa sallim dā’iman abadan
Wahai Tuhanku, limpahkanlah shalawat dan salam selamanya
عَلَى حَبِيبِكَ خَيْرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ
‘Alā ḥabībika khayril khalqi kullihimi
Kepada kekasih-Mu, sebaik-baik seluruh makhluk
هُوَ الْحَبِيبُ الَّذِي تُرْجَى شَفَاعَتُهُ
Huwal ḥabībulladzī turjā syafā‘atuhu
Dialah kekasih yang diharapkan syafaatnya
لِكُلِّ هَوْلٍ مِنَ الْأَهْوَالِ مُقْتَحِمِ
Likulli hawlin minal ahwāli muqtahimi
Dalam setiap kesulitan dan kedahsyatan yang menerpa
يَا رَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَقَاصِدَنَا
Yā rabbī bil muṣṭafā balligh maqāṣidanā
Wahai Tuhan kami, dengan perantara Al-Musthafa, sampaikanlah hajat kami
وَاغْفِرْ لَنَا مَا مَضَى يَا وَاسِعَ الْكَرَمِ
Waghfir lanā mā maḍā yā wāsi‘al karami
Dan ampunilah dosa kami yang telah lalu, wahai Yang Maha Luas karunia-Nya
Merindu kini aku sedang merindu
Dalam hatiku inginku menjumpaimu
Memang tak pantas diriku menjumpaimu
Tapi dalam doaku hadirkan kerinduanku
Kepada engkau oh Nabi Muhammad
Wahai cahaya penuntun umat
Lirik Sajadah Merah versi sholawat sering digunakan sebagai backsound konten video religi di TikTok dan Instagram.
Perpaduan lirik "Maulaya Sholli" yang sakral dengan lirik bahasa Indonesia tentang perasaan "tak pantas menjumpai Nabi" membuat pendengarnya merasa terharu dan teringat akan dosa-dosa masa lalu, sekaligus menumbuhkan harapan akan syafaat di hari akhir.
Bagi umat Muslim, melantunkan sholawat ini juga menjadi sarana untuk mempertebal rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan membaca dan menghayati liriknya, diharapkan kita bisa mendapatkan ketenangan hati.
Baca juga: Bacaan Sholawat Jibril: Rahasia Pembuka Rezeki yang Viral di Media Sosial