Netanyahu Diam-diam Sempat Idap Kanker Prostat, Kondisi Apa Itu?
GH News April 25, 2026 05:08 PM
Jakarta -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu rupanya diam-diam sempat menjalani perawatan untuk kanker prostat. Hal itu diungkap lewat keterangannya bersamaan dengan publikasi pemeriksaan kesehatan tahunannya.

Netanyahu mengatakan ia menunda perilisan laporan kesehatan tahunannya itu selama dua bulan agar tidak dimanfaatkan sebagai propaganda. Ini pertama kalinya ia mengungkap didiagnosis kanker.

Pada Desember 2024, Netanyahu sempat menjalani operasi pembesaran protat. Dalam pemeriksaan baru setelah operasi tersebut, dokter menemukan tumor ganas berukuran 1 cm di prostatnya.

"Ini merupakan deteksi dini dari lesi yang sangat kecil, tanpa metastasis, sebagaimana dikonfirmasi seluruh pemeriksaan lain tanpa keraguan," bunyi dalam salah satu surat dikutip dari CNN, Sabtu (25/4/2026).

Netanyahu tidak mengungkap kapan pemeriksaan terakhir dilakukan. Namun, sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada CNN bahwa kanker itu didiagnosis beberapa bulan lalu.

Menurut sumber tersebut, Netanyahu mulai menjalani terapi radiasi sekitar dua setengah bulan lalu dan baru-baru ini menyelesaikan pengobatannya.

"Syukur kepada Tuhan, saya sehat. Saya mengalami masalah medis kecil pada prostat yang telah sepenuhnya ditangani," kata Netanyahu lewat media sosial.

Apa Itu Kanker Prostat?

Kanker prostat merupakan pertumbuhan sel kanker yang terjadi di area prostat, kelenjar kecil yang membantu menghasilkan cairan penyusun semen. Letaknya tepat di bawah kandung kemih dan merupakan bagian dari sistem reproduksi pria.

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab kanker prostat seringkali tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor seperti usia lanjut, obesitas, dan riwayat keluarga disebut dapat meningkatkan risikonya.

Beberapa faktor risiko lain yang mungkin memengaruhi adalah riwayat keluarga dengan perubahan DNA BRCA1 dan BRCA2, kebiasaan merokok, hingga paparan zat kimia tertentu.

Berikut ini sederet gejala kanker prostat yang mungkin dapat muncul:

  • Darah dalam urine, yang dapat membuat urine tampak merah muda, merah, atau berwarna seperti cola.
  • Darah dalam air mani.
  • Lebih sering buang air kecil.
  • Sulit memulai buang air kecil.
  • Sering terbangun malam untuk buang air kecil.

Sementara itu, gejala kanker prostat stadium lanjut dapat meliputi:

  • Kebocoran urine tanpa disadari.
  • Nyeri punggung.
  • Nyeri tulang.
  • Disfungsi ereksi.
  • Merasa sangat lelah.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Kelemahan pada lengan atau kaki.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.