Jelang Musim Tanam, Blang Bintang Perkuat Kesiapan Lahan dan Irigasi
Nurul Hayati April 25, 2026 05:39 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Pemerintah Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, mulai memperkuat kesiapan sektor pertanian menjelang Musim Tanam (MT) Gadu Tahun 2026 melalui rapat koordinasi rencana turun sawah, yang digelar di Gedung UDKP Kecamatan Blang Bintang, Jumat (24/4/2026).

Rapat yang dipimpin Camat Blang Bintang, Subhan, tersebut menjadi langkah strategis dalam menyusun percepatan tanam padi secara terencana dan terkoordinasi, guna mendukung ketahanan pangan.

Subhan menekankan bahwa kesiapan lahan dan pengelolaan irigasi menjadi faktor utama keberhasilan musim tanam.

Ia meminta para keuchik dan ketua kelompok tani turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi lahan, termasuk kebersihan saluran dan kelancaran pengairan, khususnya di kawasan Belamintang.

“Seluruh keuchik dan ketua kelompok tani diminta memastikan kesiapan lahan sebelum penanaman dimulai,” ujarnya.

Selain itu, mukim dan kelompok tani juga diminta melakukan evaluasi terhadap musim tanam sebelumnya, terutama terkait kendala tenaga kerja dan distribusi air.

“Evaluasi ini penting agar perbaikan bisa segera dilakukan pada musim tanam berikutnya,” tambahnya.

Baca juga: Lahan Pertanian di Aceh Timur Tertutup Lumpur, Pakar Pertanian Sebut Pemulihan Butuh 4 Musim Tanam

Hasil Rapat

Dalam rapat tersebut disepakati tahapan awal dimulai dengan gotong royong massal, meliputi pembersihan saluran irigasi, pengolahan lahan, hingga penataan sistem pengairan.

Penanaman selanjutnya akan dilakukan secara serentak sesuai jadwal yang telah disepakati bersama.

Subhan menambahkan, aspek pengairan menjadi perhatian utama mengingat perbedaan debit air antara musim gadu dan musim rendengan.

Karena itu, optimalisasi distribusi air serta reaktivasi sistem pengelolaan irigasi lokal (kejerum blang) akan menjadi fokus tindak lanjut.

Di sisi lain, pemerintah kecamatan juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat, khususnya tokoh pertanian dan kelompok tani, dalam menyukseskan percepatan tanam sebagai bagian dari program peningkatan produksi pangan nasional.

“Dengan koordinasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, kami optimistis pelaksanaan MT Gadu 2026 berjalan optimal dan memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional,” imbuhnya.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.