TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu bertemu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Kantor Gubernur pada Kamis (23/04/2026).
Turut hadir, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo Utara, Rusli Akase serta Kepala Bagian Prokopim Setda Gorontalo Utara, Yusuf Hasan.
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan fasilitas industri peternakan skala besar yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Gorontalo Utara.
Bupati Gorut Thariq Modanggu menegaskanpercepatan perizinan dan skema kerjasama kemitraan antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan PT Berdikari menjadi prioritas.
PT Berdikari, perusahaan yang dipercayakan oleh Danantara akan bertanggung jawab dalam pembangunan sekaligus pengoperasian fasilitas-fasilitas tersebut.
Gubernur Gusnar Ismail, Bupati Thariq dan Ketua DPRD Thomas Mopili menyepakati komitmen bersama untuk memberikan kemudahan bagi setiap investasi yang masuk ke Gorontalo Utara.
"Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya strategis untuk meningkatkan ekonomi daerah, mengentaskan kemiskinan, serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat guna menekan angka pengangguran di Gorontalo Utara," ujar Bupati Thariq.
Selain membahas perizinan, pertemuan tersebut juga mematangkan detail teknis terkait rencana kunjungan tim pusat ke lokasi proyek di Gorontalo Utara dalam waktu dekat.
Kehadiran Ketua DPRD Provinsi, Thomas Mopili, dalam pertemuan ini mempertegas dukungan legislatif dalam mendorong percepatan PSN agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
Pemerinta optimis Gorontalo Utara dapat menjadi sentra industri peternakan unggulan di masa depan.
Berikut agenda utama pertemuan mengenai kesiapan lahan untuk pembangunan fasilitas yang tersebar di empat desa, yaitu:
1. Pabrik Pakan di Desa Tolongio.
2. Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di Desa Putiana.
3. Parent Stock (PS) Farm di Desa Dambalo.
4. Final Stock (FS) Farm di Desa Motihelumo.(***/Pemkab)