Harga Tiket Masuk, Fasilitas dan Keunikan Pasar Slumpring Tegal
khoirul muzaki April 25, 2026 07:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal saat ini menjadi wisata unggulan bagi wisatawan baik lokal Tegal dan sekitarnya ataupun luar daerah. 


Meskipun lokasinya terpencil karena jauh dari perkotaan dan berada di tengah-tengah rimbunnya pohon bambu, tapi tidak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung. 


Banyak hal yang ditawarkan Pasar Slumpring, seperti suasana yang sangat asri karena terdapat pohon bambu yang sangat lebat. 


Belum lagi di kawasan Pasar Slumpring juga terdapat kolam pemandian air alami yang sangat jernih bernama Tuk Mudal. 


Adapun yang menjadi keunikan dan ciri khas Pasar Slumpring kesan tradisional yang ditonjolkan. 

Baca juga: Legenda PSIS Emmanuel De Porras Kembali ke Semarang, Dapat Tugas Khusus


Seperti transaksi pembayaran menggunakan koin bambu yang sebelumnya ditukarkan terlebih dulu di loket, menu makanan, jajanan dan minumam juga tradisional atau khas yang mungkin sudah jarang ditemui di tempat lain. 


Wadah atau tempat makanan yang masih menggunakan daun pisang, jati dan lainnya. 


Pengelola dan pedagang di Pasar Slumpring juga mengenakan pakaian tradisional Tegal, dan yang perempuan memakai kebaya dipadukan kain jarit. 


Manajer Pasar Slumpring Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Hidayatullah menceritakan awal mula kemunculan Pasar Slumpring. 


Ide awal muncul saat berlangsung Bumijawa festival beberapa tahun lalu. 


Kemudian warga Desa Cempaka berkeinginan ada kegiatan atau kesibukan yang bisa dilakukan rutin tidak hanya saat momen tertentu saja. 


Apalagi di wilayahnya memiliki potensi berupa pohon bambu yang sangat lebat dan mulai memikirkan membuat sesuatu yang belum ada di Kabupaten Tegal. 


"Kebetulan Desa Cempaka ini merupakan penghasil bambu terbaik. Akhirnya kami mulai mencoba membuat konsep sebuah pasar yang unik. Setelah banyak masukan singkatnya dipilih nama Pasar Slumpring yang pembayarannya menggunakan koin bambu. Akhirnya mulai beroperasi tahun 2017 bertahan hingga saat ini dan alhamdulillah semakin berkembang," cerita Hidayatullah, saat ditemui Tribunjateng.com, Minggu (19/4/2026). 


Pasar Slumpring dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cempaka. 


Lahan yang digunakan juga berada di wilayah Desa Cempaka tepatnya dengan luas sekira 700 meter persegi. 


Adapun untuk jumlah pedagang di Pasar Slumpring sampai saat ini sebanyak 29 orang dan semuanya wajib warga Desa Cempaka. 


Sementara pedagang yang berjualan di luar kawasan Pasar Slumpring dibebaskan atau tidak wajib warga Desa Cempaka. 


Terkait fasilitas, sekarang ini semakin lengkap seperti ada panggung untuk live musik, tempat bersantai sambil menyantap hidangan, zona permainan tradisional, free wifi, toilet, musala, tempat parkir, warung penjual jajanan, minuman dan masih banyak lagi. 


Ada juga permainan sepeda bebek di Tuk Mudal, wahana melukis anak, dan lain-lain. 


"Makanan khas yang paling banyak diminati seperti cetot, cenil, tiwul, gaplek, nasi jagung, nasi ponggol, gorengan, ada juga jajanan kekinian. Sedangkan untuk minuman ada wedang uwuh, aneka es, dan teh poci khas Tegal. Ada makanan khas Desa Cempaka namanya cukit terbuat dari tape dan tepung bentuknya mirip serabi," jelas Hidayatullah. 

Baca juga: Anggaran Pemeliharaan Nihil, Rohmat Berjuang Rawat Candi Mataram Kuno di Kayen Pati


Pasar Slumpring buka mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB setiap hari Minggu saja. 


Tapi untuk momen tertentu seperti Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, Pasar Slumpring buka sampai empat hari. 


Nilai satu koin bambu setara Rp2.500, dan nantinya ketika koin masih sisa atau tidak semua digunakan maka bisa ditukarkan kembali di loket. 


Tarif tiket masuk Pasar Slumpring Rp5 ribu per orang dan biaya parkir juga sama. 


"Rata-rata jumlah kunjungan tiap minggu nya sekitar 700-800 orang. Sementara saat momen lebaran bisa sampai 2.000-2.500 orang yang berkunjung ke Pasar Slumpring," ujar Hidayatullah. (dta)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.