80 KK Krisis Air Bersih di Pelalo Rejang Lebong, Plt Bupati Hendri Langsung Tindaklanjuti
Hendrik Budiman April 26, 2026 06:40 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Permasalahan air bersih selama ini dialami oleh warga yang bermukim di kawasan Puncak Pelalo, Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi. Hingga saat ini, masyarakat perlu usaha ekstra untuk mendapatkan air bersih. 

Setelah penantian panjang, permasalahan ini akhirnya mulai menemukan titik terang setelah Plt Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja meninjau langsung lokasi. Pemkab Rejang Lebong memastikan akan melakukan langkah konkret untuk permasalahan itu. 

Kepala Desa Pelalo, Ariyanto, menyampaikan bahwa sekitar 80 warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kondisi ini terjadi seiring dengan perkembangan kawasan yang menyebabkan jumlah penduduk terus bertambah.

“Wilayah ini termasuk daerah berkembang, sehingga jumlah warga meningkat. Dampaknya kebutuhan air bersih juga semakin tinggi,”sampai Ariyanto saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada Minggu (26/4/2026).

Penyebab Kesulitan Air Bersih

Ariyanto menjelaskan, salah satu penyebab utama kesulitan air bersih adalah keterbatasan sumber mata air yang dapat dimanfaatkan secara optimal.

Meski demikian, saat ini sumber air telah ditemukan dan tinggal menunggu realisasi pendanaan untuk pengelolaannya.

Baca juga: Ancaman Kemarau Panjang 2026 di Rejang Lebong, BPBD: Waspada Bencana Hingga Kekeringan

Selama ini, warga memenuhi kebutuhan air bersih dengan cara mengangkut air dari bawah atau dari sungai. Juga ada yang menggunakan layanan PAM namun perlu mengangkut juga dari aliran pipa. Selain itu, beberapa warga juga terpaksa menampung air hujan.

“Selama ini masyarakat mengambil air dari bawah atau sungai, ada juga yang menggunakan PAM, tapi itu perlu diangkut juga tidak sampai ke rumah-rumah, dan sebagian menampung air hujan,” jelasnya.

Menunggu Realisasi Pendanaan

Ia menambahkan, setelah dilakukan peninjauan langsung oleh pemerintah daerah, diharapkan permasalahan air bersih dapat segera teratasi sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan.

Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi.

“Setelah ada kunjungan kemarin dari Pak Hendri, harapannya masalah air bersih ini bisa segera teratasi, sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi. Karena air ini kebutuhan penting,”harapnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, turun langsung ke lokasi pada Rabu (22/4/2026) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait air bersih, drainase, dan irigasi.

Kunjungan tersebut difokuskan pada kawasan Puncak Pelalo, di mana sekitar 80 kepala keluarga mengalami kesulitan air bersih.

Dalam kesempatan itu, Hendri menginstruksikan Dinas PUPRPKP serta PDAM untuk segera mengambil langkah konkret.

“Ini terkait keluhan masyarakat di Puncak Pelalo, khususnya kebutuhan air bersih bagi sekitar 80 keluarga. Saya minta segera dicek sumber air yang tersedia. Jika memungkinkan, manfaatkan sumber tersebut, namun jika tidak, agar segera diupayakan solusi lain seperti pembuatan sumur bor,” tegas Hendri.

Selain itu, ia juga meminta penanganan drainase yang tersumbat agar segera dilakukan, meskipun berada di jalan negara.

“Segera cari titik sumbatan drainase dan lakukan penanganan. Meskipun ini berada di jalan negara, namun masyarakat Rejang Lebong yang terdampak, sehingga tetap harus kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Permasalahan irigasi juga menjadi perhatian. Hendri meminta agar penanganan dilakukan menggunakan alat berat yang tersedia.

“Untuk irigasi yang tersumbat, segera ditangani menggunakan excavator kecil milik BPBD agar aliran air kembali normal,” tambahnya.

Langkah ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi serta menjaga fungsi infrastruktur tetap optimal.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk merespons setiap persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung dan terukur.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.