Sambil Tertawa, Massimiliano Allegri Klarifikasi Momen Ngamuknya di Laga AC Milan vs Juventus
Suci BangunDS April 27, 2026 07:26 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Massimiliano Allegri mengungkapkan apa yang menjadi alasan dirinya marah-marah di pinggir lapangan saat timnya AC Milan meladeni Juventus pada giornata 34 Liga Italia 2025/2026.

Laga AC Milan vs Juventus di San Siro Stadium berkesudahan skor 0-0, Senin (27/4) dini hari WIB, diwarnai momen Massimiliano Allegri ngamuk di pinggir lapangan.

AC Milan sejatinya dalam misi krusial mengamankan tiga poin guna secepat mungkin mengamankan jatah main di Liga Champions musim depan.

Tetapi Juventus juga memiliki kepentingan yang sama. Sehingga secara permainan, kedua tim sama-sama memperagakan penyerangan untuk mengamankan poin penuh.

MERAYAKAN GOL - Para pemain AC MIlan sedang merayakan gol bersama setelah menbobol gawang Inter Milan pada pekan ke-28 Liga Italia di San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Rossoneri berhasil menang tipis 1-0.
MERAYAKAN GOL - Para pemain AC MIlan sedang merayakan gol bersama setelah menbobol gawang Inter Milan pada pekan ke-28 Liga Italia di San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Rossoneri berhasil menang tipis 1-0. (AC Milan)

Dari hal ini yang kemudian membuat Allegri berang. 

Pelatih berusia 58 tahun ini menilai transisi penyerangan ke bertahan pemainnya terlalu lambat. Sehingga dia ketakutan kekalahan atas Udinese 0-3 pada giornata 32 akan terulang.

"Kami kebobolan tiga gol melawan Udinese dan bahkan tidak menyadarinya, semuanya adalah serangan balik, dan hari ini kami kehilangan bola dua atau tiga kali dengan berbahaya," jelas Allegri sembari tertawa dalam konferensi pers setelah pertandingan, dikutip dari laman Football Italia.

Allegri mengaku bersyukur bahwa emosinya di pinggir lapangan bisa tersampaikan kepada pemain, sehingga lebih disiplin dalam bertahan.

"Namun, para pemain bertahan dengan sangat baik saat mengejar mereka."

"Kedepannya, kami tidak boleh memberikan ruang kepada pemain lawan untuk melakukan serangan balik. Bagi kami saat ini, serangan balik (tim lawan-red) menjadi sesuatu yang sangat pantas diperhatikan melihat kondisi pertahanan," aku pria yang juga pernah membesut Juventus.

Beberapa momen lain juga terjadi dalam laga grande partita ini. 

Selain emosi Allegri di pinggir lapangan, cemoohan dari suporter AC Milan menggema di San Siro. Kejadian tak mengenakkan ini dialami Rafael Leao yang digantikan oleh Christopher Nkunku pada menit 81'.

Leao mendapatkan ejekan dari sejumlah suporter Milan ketika keluar dari lapangan pertandingan. 

Baca juga: Hasil Liga Italia: AC Milan vs Juventus Lagi-lagi Tanpa Gol, San Siro Bersiul untuk Leao

Penting Finis di Zona Liga Champions

AC Milan kini bertengger di peringkat ketiga klasemen Liga Italia dengan 67 poin, unggul dua angka dari Juventus dan enam angka dari peringkat kelima, Como.

Dengan empat laga tersisa di Serie A, AC Milan perlu konsisten di jalur kemenangan jika ingin finis di zona Liga Champions.

"Permainan yang sangat seimbang dan taktis, taruhannya tinggi. Kami memiliki peluang seperti yang dimiliki Juventus," kata Allegri.

Ia menyebut, hasil imbang ini tetap memberi dampak positif bagi Rossoneri, terutama dalam mengamankan tempat di zona Liga Champions.

"Kami harus senang dengan poin itu, karena itu membawa kami selangkah maju. Kami tinggal dua kemenangan lagi untuk mencapai tujuan kami. Saya pikir itu juga hasil yang adil," imbuh pelatih AC Milan itu.

"Kami harus lebih jernih di depan gawang dan mengelola beberapa bola yang hilang dengan lebih baik."

"Ini adalah poin penting, sekarang kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan melawan Sassuolo karena ritmenya berbeda dan kami harus bermain dengan baik secara teknis," tutup Allegri.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.