Aliran Uang Hasil Gadai SK Anggota Satpol PP Kota Bogor, Dipakai Atasan Main Slot dan Dugem ?
Ardhi Sanjaya April 27, 2026 11:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah Kota Bogor masih menyembunyikan hasil investigasi kasus atasan gadai SK anggota Satpol PP. Kini muncul isu pelaku menggunakan uang hasil gadai SK untuk judi online dan minum alkohol di tempat hiburan malam (THM).

Kabar itu menyeruak di tengah ketidakpastian proses hukum atas tiga atasan Satpol PP Kota Bogor.

Informasi yang diterima TribunnewsBogor.com dari sumber yang enggan disebutkan identitasnya, sebagian besar uang hasil gadai SK dipakai pelaku untuk judol.

Pelaku selalu memasang taruhan judol dengan nominal fantastis.

Selain itu yang hasil gadai SK itu pula dipakai untuk minum alkohol di tempat hiburan malam atau dugem.

TribunnewsBogor.com berusaha melakukan konfirmasi terkait isu tersebut pada Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi.

Namun Denny hanya menjabat salam di chat WhatsApp.

Sedangkan Plt Kasatpol PP Kota Bogor Pupung W Purnama sampai Senin (27/4/2026) tidak membalasa chat konfirmasi yang dikirim TribunnewsBogor.com.

Sementara Kepala BKPSDM Kota Bogor Dani Rahadian menerangkan bahwa hasil investigasi terdapat pada bagian Inspektorat Kota Bogor.

"Maaf, BKPSDM gak sampai periksa soal itu. Bisa ditanyakan ke Inspektorat," katanya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Jumat (24/4/2026).

Namun sayangnya Kepala Inspektorat Kota Bogor Irwan Riyanto juga tidak membalas chat konfirmasi dari TribunnewsBogor.com.

Soal isu penggunaan uang hasil gadai SK dipakai untuk judol dan dugem, Dani mengaku baru mendengarnya.

Baca juga: Kasubag Keuangan Satpol PP Kota Bogor yang Gadai SK 14 Anggota Masih Bebas, Pemkot Baru Kirim Berkas

"BKPSDM gak sampai periksa sampai detail, kita hanya konfirmasi saja. Saya aja baru tahu soal slot dan dugem," kata Dani.

Proses pengenaan sanksi pada mantan Kasubag Keuangan Satpol PP Kota Bogor Idja Djajuli, Bendahara Diki dan Kasubag Umum Edi, kini masih dalam tahap proses.

Meski begitu, ia belum bisa memastikan kapan sanksi itu diberikan.

"Kalau sudah selesai akan kita sampaikan perbaikannya,” tandasnya.

Baca juga: Satpol PP Kota Bogor yang Gadai SK Anak Buah Belum Dihukum, Hutang Korban Sudah Dibayar ?

Pemerintah Kota Bogor memastikan ada 14 anggota Satpol PP yang menjadi korban gadai SK.

Namun begitu diduga jumlah korban lebih dari itu.

Sejak awal para korban memastikan bahwa uang hasih gadai SK dipakai untuk kepentingan pribadi pelaku.

Seorang korban, Desi istri anggota Satpol PP Kota Bogor mengatakan hingga kini para pelaku belum mengembalikan uang pinjaman.

"Belum sama sekali. Kami sedang proses hukum dari Pemkot," katanya.

Menurutnya Pemkot Bogor memberi pendampingan hukum.

"Untuk mendampingi para korban, kita dibantu pengacara dari pemkot," katanya.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.