Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Dedie Rachim membandingkan wilayah Dramaga dengan wilayah Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.
Hal ini disampaikannya saat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor usai memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 dengan upacara di Plaza Balai Kota Bogor pada Senin (27/4/2026) pagi.
Semua camat, lurah, kepala dinas (kadis), serta para ASN ikut memeringati sebagai peserta upacara.
“Kemudian tadi dalam pesan Menteri Dalam Negeri juga disampaikan, bukan hanya masalah koordinasi antara kebijakan pusat dan daerah, tetapi penyelarasan kebijakan antarwilayah, antardaerah,” kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com usai upacara.
Dedie Rachim mencotohkan wilayah perbatasan yang memang sering disorot yakni wilayah Dramaga serta Bogor Barat.
Dramaga masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bogor sedangkan wilayah Bogor Barat masuk ke dalam Kota Bogor.
Dua wilayah itu bertetangga terutama untuk wilayah Balumbang Jaya sampai Situgede.
Kata Dedie Rachim, Pemkot harus menyesuaikan dengan kebijakan wilayah Pemkab Bogor.
Dramaga sendiri menjadi wilayah pemukiman perkotaan atau mixed use oleh Pemkab Bogor.
Pemkot pun harus melakukan penataan di wilayah yang dekat dengan Dramaga tersebut.
Pemkot dan Pemkab harus bekerjasama di dua wilayah bertetangga itu.
“Tentu di wilayah Bogor Barat yang berbatasan seperti Situ Gede, Balumbang Jaya pun harus sama. Jadi ada kondisi saling mendukung antar daerah,” ujarnya.
Dedie Rachim juga mengatakan pentingnya kesamaan dengan pemerintah pusat.
Bukan hanya sinkronisasi kebijakan saja, tetapi juga bagaimana anggaran dioptimalisasikan menyesuaikan dengan tujuan.
“Pemanfaatan teknologi dan efisiensi, kan kaitannya dengan efisiensi. Kemudian juga tadi pengefisiensi anggaran, misalnya di-split menjadi kebijakan tentang pemanfaatan energi baru terbarukan yang lebih efisien,” ujarnya.
Pemkot Bogor akan terus mendalami kebijakan antar wilayah mulai dari perbatasan termasuk juga kesamaan kebijakan dengan pemerintah pusat.
“Jadi banyak hal yang perlu kita dalami lagi dan mudah-mudahan ini menjadi langkah pijakan untuk mempersiapkan kebijakan kedepan,” tandasnya.