Update Banjir Sarolangun Jambi, Kayu dan Ranting Terbawa Air di Sungai Batanghari
Suci Rahayu PK April 27, 2026 01:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Update banjir di Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Diketahui 3 kecamatan di Sarolangun, yakni Kecamatan Batang Asai, Cermin Nan Gedang (CNG) dan Bathin VIII dilanda banjir pada Sabtu-Minggu (25-26/4/2026).

Banjir yang terjadi sejak Sabtu pukul 22.00 WIB ini mencapai puncaknya pada Minggu dini hari sekira pukul 00.30 WIB.

TERSERET BANJIR - Dompeng yang digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin di Kabupaten Sarolangun, Jambi terseret banjir pada Sabtu-Minggu (25-26/4/2026)
TERSERET BANJIR - Dompeng yang digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin di Kabupaten Sarolangun, Jambi terseret banjir pada Sabtu-Minggu (25-26/4/2026) (Ist)

Rumah warga yang berada di tepi aliran Sungai Batang Asai dan Batang Tembesi banjir hingga atap rumah.

Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai setidaknya ada 2 rumah hanyut, 2 rumah rusak berat, 3 rumah rusak ringan, dan ada sebanyak 93 KK yang terdampak banjir.

Di Batang Asai, desa yang terdampak antara lain Desa Batu Empang, Simpang Narso, Tambak Ratu, Bathin Pengambang, Sungai Keradak, Muara Air Dua, Rantau Panjang, Pulau Salak Baru, Pekan Gedang, dan Raden Anom. 

Sementara di Kecamatan Batin VIII meliputi Desa Tanjung Gagak, Muara Lati, Rantau Gedang (Dusun Seberang), Pulau Buayo, dan Teluk Kecimbung.

Bahkan air dengan debit yang besar menghanyutkan dompeng, alat yang dipakai untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Jembatan gantung di Desa Bukit Berantai turut diseret banjir bandang, akibatnya akses dua dusun terputus, aktivitas warga terganggu.

Baca juga: Peringati Hari Bumi,Walhi Jambi Deklarasi Desk Disaster dan Sikap Kolektif

Baca juga: Profil Syarifah, Anggota DPR RI, Istri Gubernur Kaltim yang Singgung Tak Campuri Urusan Orang

Update banjir

Dari video yang beredar di media sosial pada Senin (27/4/2026) sejumlah material kayu dan ranting terbawa aliran Sungai Batanghari.

Di bawah Jembatan Beatrice Sarolangun, terlihat kayu dan ranting-ranting pohon terbawa arus air.

Debit air Sungai Batanghari terlihat meningkat.

Pada Minggu (26/4/2026), Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika terlihat meninjau kondisi banjir.

Dari sosial media Pemkab Sarolangun, Wabup Gerry mengunjungi Desa Teluk Kecimbung dan Bulau Buayo di Kecamatan Bathin VII.

Dalam unggahan itu, disebutkan jika banjir dipicu luapan anak Sungai Batang Asai dan Batang Tembesi akibat tingginya curah hujan.

"Selain merendam pemukiman, banjir juga merusak lahan peryanian dan fasilitas umum, termasuk jembatan," bunyi unggahan Pemkab Sarolangun.

"Pemkab Sarolangun telah menginstruksikan TRC BPBD bersama pihak terkait untuk segera melakukan evakuasi warga, khususnya yang masih terjebak di rumah serta menurunkan peralatan lengkap di lokasi terdampak.

Saat ini petugas juga melakukan pendataan kerusakan rumah sebagai dasar perencanaan bantuan dan rehabilitasi, dengan koordinasi antarinstansi terus ditingkatkan agar penanganan bencana lebih efentif," jelas Wabup Sarolangun, Gerry Trisatwika. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Jadwal Bus Listrik Trans Bahagia Jambi, Masih Gratis hingga Sekarang

Baca juga: Antisipasi Kemarau Ekstrem, Satgas Karhutla Batanghari 2026 Dibentuk

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.