Diterjang Arus Deras Sungai Cot Kuala di Pidie, Tiga Pendulang Emas Terseret, Satu Masih Hilang
Muliadi Gani April 27, 2026 01:54 PM

 

PROHABA.CO, SIGLI - Tiga pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, dilaporkan hanyut terbawa arus. 

Ketiga warga tersebut terseret arus deras saat hendak mendulang emas secara tradisional di Sungai Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa ini terjadi di aliran sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari Jembatan Cot Kuala, yang merupakan jalur penghubung di jalan nasional Tangse–Mane.

Ketiga warga tersebut diketahui bernama Yatim (35) warga Gampong Krueng Meuriam, Armia (28)  warga Gampong Blang Pandak, dan Zainunis (29)  warga Dusun Alue Lhok, Gampong Krueng Meuriam.

Mereka merupakan warga dari sejumlah gampong di Kecamatan Tangse yang sehari-hari melakukan aktivitas pendulangan emas tradisional di kawasan tersebut.

Melansir informasi yang dihimpun Serambinews.com, wilayah Sungai Cot Kuala dan sejumlah sungai lain di Kecamatan Mane serta Geumpang memang dikenal sebagai lokasi yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mencari emas secara manual.

Baca juga: Empat Bocah Tewas Terseret Arus di Kuala Peudawa, Satu Selamat

Sebelum kejadian, ketiganya sempat bertemu dengan seorang pemancing, Sayed Nazaruddin (40), warga Gampong Layan, Kecamatan Tangse dan meminta bantuan untuk menyeberangkan bekal mereka. 

Permintaan tersebut sempat dipenuhi. 

Namun saat ketiganya mencoba menyeberangi sungai, kondisi arus diketahui sangat deras akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan hulu.

Mereka berupaya menyeberang dengan berjalan miring melawan arus, tetapi derasnya aliran air membuat ketiganya kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terseret.

Yatim berhasil diselamatkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sementara Armia dan Zainunis sempat terbawa arus sejauh beberapa kilometer.

Armia kemudian ditemukan dalam kondisi selamat sekitar dua kilometer dari titik awal hanyut.

Baca juga: Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Menikah, Akad Digelar Tanpa Kehadiran Ayah

Armia langsung dipulangkan bersama Yatim ke rumah masing-masing.

Namun nahas, hingga Minggu (26/4/2026), Zainunis masih belum ditemukan.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana SIK MIK melalui Kapolsek Mane, Iptu Fauzi, menyampaikan bahwa tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

Tim tersebut terdiri dari Basarnas Aceh, SAR Pidie, serta personel kepolisian setempat yang menyisir aliran Sungai Cot Kuala.

“Pencarian masih terus dilakukan, baik di sekitar lokasi kejadian maupun di sepanjang aliran sungai.

Hingga saat ini korban belum ditemukan,” ujar Iptu Fauzi, Minggu (26/4/2026).

Proses pencarian direncanakan akan terus berlanjut hingga malam hari, dengan harapan korban segera ditemukan.

(Serambinews.com/Muhammad Nazar)

Baca juga: Polres Abdya Tertibkan Bekas Tambang Emas Ilegal di Babahrot

Baca juga: Korban Terseret Arus di Krueng Juli Timu Bireuen Ditemukan Meninggal Dunia, Pencarian Berakhir

Baca juga: Dua Terdakwa Ibu dan Anak Kasus Fidusia Dituntut 2 Tahun Penjara di PN Lhokseumawe

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.