WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG — Operasi rutin lalu lintas berubah menjadi pengungkapan kasus narkotika.
Jajaran Satlantas Polres Karawang berhasil meringkus dua terduga pengedar sabu saat menggelar razia pengendara yang tidak memakai helm di kawasan Bundaran Ciplaz, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolres Karawang, Fiki Novian Ardiansyah, melalui Kasi Humas Cep Wildan, membenarkan penangkapan tersebut.
Baca juga: Polsek Tanah Abang Gerebek Lokasi Transaksi Narkoba di Pinggir Rel Kereta Api Kebon Melati
Ia menjelaskan, awalnya petugas Unit Turjawali yang dipimpin Angga Bani menghentikan seorang pengendara motor karena pelanggaran lalu lintas.
Namun, situasi berubah ketika petugas mencurigai gelagat pengendara yang terlihat panik saat diperiksa.
Kecurigaan itu terbukti setelah petugas melakukan penggeledahan.
“Saat diperiksa surat-surat panik dan dicek tasnya, benar saja ditemukan barang terlarang jenis sabu,” ujar Cep Wildan, Senin (27/4/2026).
Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial BA (22), warga Kutawaluya, dan AH (21), warga setempat.
Dari tangan keduanya, polisi menemukan enam paket sabu yang disembunyikan di dalam saku celana.
Pengembangan cepat langsung dilakukan di lokasi.
Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku telah menyebarkan 10 paket sabu di sejumlah titik dan masih menyimpan 10 paket lainnya di rumahnya.
Baca juga: 2 Warga Palmerah Jakarta Barat Gagal Selundupkan Puluhan Paket Sabu ke Lapas Cipinang Jakarta Timur
“Secara keseluruhan, kami mengidentifikasi 26 paket sabu yang terkait dengan kedua pelaku ini,” jelasnya.
Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi ke Perwira Pengendali (Padal).
Kedua pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang untuk proses hukum lebih lanjut sekaligus pengembangan jaringan.
Kasus ini menegaskan bahwa operasi lalu lintas tidak hanya berfokus pada penertiban jalan raya, tetapi juga menjadi pintu masuk pengungkapan kejahatan lain.
“Ini bentuk kesigapan anggota di lapangan. Kami tidak hanya fokus pada ketertiban lalu lintas, tetapi juga berkomitmen memberantas peredaran narkoba,” tegas Cep Wildan.