Allegri Tertawa Menjelaskan Alasannya Ngamuk saat AC Milan Lawan Juventus
Torik Aqua April 27, 2026 03:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Massimiliano Allegri marah-marah ketika dirinya sedang memantau AC Milan melawan Juventus.

Hingga akhirnya alasan kemarahannya itu terungkap.

Saat itu, Allegri marah saat pertandingan di giornata 34 Liga Italia 2025/2026.

Laga itu menjadi krusial sebab AC Milan berusaha mengamankan tiga poin agar aman di zona Liga Champions.

Baca juga: Mantan Pemain AC Milan Dipantau Man United, Bakal Tampil Bela Juventus

AC Milan sejatinya dalam misi krusial mengamankan tiga poin guna secepat mungkin mengamankan jatah main di Liga Champions musim depan.

Tetapi Juventus juga memiliki kepentingan yang sama.

Sehingga secara permainan, kedua tim sama-sama memperagakan penyerangan untuk mengamankan poin penuh.

Dari hal ini yang kemudian membuat Allegri berang.

Pelatih berusia 58 tahun ini menilai transisi penyerangan ke bertahan pemainnya terlalu lambat.

Sehingga dia ketakutan kekalahan atas Udinese 0-3 pada giornata 32 akan terulang.

"Kami kebobolan tiga gol melawan Udinese dan bahkan tidak menyadarinya, semuanya adalah serangan balik, dan hari ini kami kehilangan bola dua atau tiga kali dengan berbahaya," jelas Allegri sembari tertawa dalam konferensi pers setelah pertandingan, dikutip dari laman Football Italia.

Allegri mengaku bersyukur bahwa emosinya di pinggir lapangan bisa tersampaikan kepada pemain, sehingga lebih disiplin dalam bertahan.

"Namun, para pemain bertahan dengan sangat baik saat mengejar mereka."

"Ke depannya, kami tidak boleh memberikan ruang kepada pemain lawan untuk melakukan serangan balik. Bagi kami saat ini, serangan balik (tim lawan-red) menjadi sesuatu yang sangat pantas diperhatikan melihat kondisi pertahanan," aku pria yang juga pernah membesut Juventus.

Beberapa momen lain juga terjadi dalam laga grande partita ini.

Selain emosi Allegri di pinggir lapangan, cemoohan dari suporter AC Milan menggema di San Siro.

Kejadian tak mengenakkan ini dialami Rafael Leao yang digantikan oleh Christopher Nkunku pada menit 81'.

Leao mendapatkan ejekan dari sejumlah suporter Milan ketika keluar dari lapangan pertandingan.

Penting Finis di Zona Liga Champions

AC Milan kini bertengger di peringkat ketiga klasemen Liga Italia dengan 67 poin, unggul dua angka dari Juventus dan enam angka dari peringkat kelima, Como.

Dengan empat laga tersisa di Serie A, AC Milan perlu konsisten di jalur kemenangan jika ingin finis di zona Liga Champions.

"Permainan yang sangat seimbang dan taktis, taruhannya tinggi. Kami memiliki peluang seperti yang dimiliki Juventus," kata Allegri.

Ia menyebut, hasil imbang ini tetap memberi dampak positif bagi Rossoneri, terutama dalam mengamankan tempat di zona Liga Champions.

"Kami harus senang dengan poin itu, karena itu membawa kami selangkah maju. Kami tinggal dua kemenangan lagi untuk mencapai tujuan kami. Saya pikir itu juga hasil yang adil," imbuh pelatih AC Milan itu.

"Kami harus lebih jernih di depan gawang dan mengelola beberapa bola yang hilang dengan lebih baik."

"Ini adalah poin penting, sekarang kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan melawan Sassuolo karena ritmenya berbeda dan kami harus bermain dengan baik secara teknis," tutup Allegri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.