Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau langsung lokasi kejadian atap rumah warga yang ambruk di Dukuh Klitak, Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Senin (27/4/2026).
Ia datang didampingi Kalak BPBD Klaten Syahruna, Kadissosp3appkb Puspo Enggar Hastuti, dan Kadisperakim Muh. Anwar Shodiq.
Serta jajaran pemerintahan Desa Banaran, dan relawan TRC-BPBD.
Baca juga: Simulasi Banjir Klaten Disorot Nasional, Bupati Hamenang Ungkap Fakta Japanan hingga Kentongan
Dalam kesempatan ini, Bupati Hamenang juga berdialog dengan dua orang penghuni rumah yang menjadi korban dalam kejadian.
Kedua korban adalah ibu dan anak, yakni Sri Susi (54) dan Umi (11).
Usai melihat langsung lokasi, Bupati Hamenang menyerahkan bantuan berupa logistik dan juga paket peralatan kedaruratan.
Pagi ini kami menindaklanjuti laporan warga di Banaran Delanggu, ada salah satu warga yang atap rumahnya mendadak roboh," ujarnya kepada TribunSolo.com.
Baca juga: Momen Hangat Bupati Hamenang Hadiri Silaturahmi Jagal se-Kabupaten Klaten Jelang Idul Adha 2026
Hamenang mengatakan, lokasi rumah tidak jauh dari bantaran sungai.
"Nah, ini di (dekat) bantaran sungai. Tapi ternyata bukan karena sungainya, tapi karena ternyata struktur bangunannya, kuda-kudanya itu dimakan oleh rayap," jelasnya.
Kejadian ini, terjadi pada dua hari lalu yakni Sabtu (25/4).
"Pas ashar itu mendadak (kejadian), Alhamdulillahnya tidak ada korban jiwa," ucapnya.
Baca juga: Bupati Hamenang Blak-blakan Soal Progres PD BKK Klaten, Sebut Masih Berproses
Hamenang mengatakan bila saat ini, pihaknya menyerahkan bantuan logistik dan disusul bantuan material.
"Insyaallah dalam beberapa hari ke depan bahan bangunan akan segera datang, untuk kemudian bisa dipotong-royongkan, untuk kemudian dipasang tempatnya kembali," kata Hamenang.
Pemilik rumah yang juga korban, Susi, mengucapkan terimakasih atas perhatian pemerintah kabupaten Klaten.
"Ya, ini bantuannya sama tadi belum saya lihat ada bantuan (macamnya). Mungkin material, apa ada uang tunai, juga tapi belum saya tahu," ujarnya.
"Ya, saya ucapin buat Bapak Bupati. Terima kasih buat peduli sama rakyat kecil," tambahnya.
Ia menjelaskan, bila musibah tersebut terjadi mendadak dan cepat.
Untuk sementara, ia tinggal bersama keluarga yang bersebelahan dengan kediamannya. (*)