TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melepas 393 jemaah haji asal Kabupaten Mamuju menuju Tanah Suci Makkah.
Pelepasan berlangsung di Kompleks Rumah Adat Mamuju , Senin (27/4/2026) pagi.
Di kesempatan itu, Suhardi Duka (SDK) mengingatkan bahwa ibadah haji bukan semata soal kemampuan finansial.
Baca juga: 32 Calon Jamaah Haji Mamuju Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Baca juga: Cek Jadwal Keberangkatan Jamaah Haji Sulbar, Dimulai 28 April 2026
“Banyak orang kaya dan mampu, tapi tidak dipanggil oleh Allah untuk haji. Jadi, haji bukan hanya mampu, tapi haji bagian dari hidayah,” ujarnya.
Ia menyebut, ada yang hidup sederhana bahkan pas-pasan, tetapi tetap berangkat karena mendapat panggilan.
"Walaupun kau sederhana, mungkin pas-pasan, tapi kau dipanggil. Pasti kamu akan naik haji," jelasnya.
Gubernur SDK juga mengingatkan kepada para jemaah agar tetap berpegang pada pedoman manasik haji yang telah diajarkan saat berada di Tanah Suci.
“Gunakan pelajarannya dari mana pun sumbernya. Tapi yang menjadi pedoman adalah hasil dari manasik haji,” katanya.
Selain itu, SDK berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan dan emosi selama di Tanah Suci. Menurutnya, kondisi di sana berbeda dengan di daerah.
"Jaga kesehatan, jaga emosi, jangan terlalu cepat tersinggung," ungkapnya.
Gubernur Suhardi Duka turut mendoakan seluruh jemaah agar diberi kelancaran selama perjalanan hingga kembali ke tanah air.
"Saya mendoakan bapak dan ibu, pergi dengan selamat dan kembali dengan selamat, bertemu kembali dengan keluarganya," ucapnya. (*)